Lift Untuk Luar Angkasa Siap Dirakit

Tristan . January 19, 2022


Foto: IDN Times

Teknologi.id - Ide membangun lift ke luar angkasa memang terkesan “tidak mungkin”. Namun,  sebuah rencana pembangunan memungkinkan hal ini bisa dilakukan. Rencana tersebut akan menggantikan fungsi roket untuk ke luar angkasa.


Memang, ide lift untuk luar angkasa sudah ada sejak 1985. Ide tersebut berasal dari Konstantin Eduardovich Tsiolkovsky, seorang fisikawan Soviet yang dikenal sebagai Bapak Kosmonaut. Ide tersebut muncul terinspirasi dari menara Eiffel. Tetapi, butuh waktu 65 sebelum ide tersebut dipahami oleh Yuri Art Sultanov.


Perusahan dari Jepang dari tahun 2014 sudah menjalankan proyek lift tersebut. Perusahaan dengan nama Obayashi Corporation menyampaikan rencana untuk pembangunan lift luar angkasa.


Namun, perhitungan manajemen logistik menunjukkan untuk membuat proyek tersebut akan baru bernilai di tahun 2050. Lift tersebut akan terdiri dari kabel karbon nanotube dengan luas 96.000 km dengan pelabuhan darat tabung dengan diameter 400 m dan penyeimbang berbobot 12.500 ton serta memerlukan biaya 9.000 juta US Dollar.


Untuk mendapatkan ‘kabel karbon nanotube’ dengan kualitas terbaik, perlu ada rancangan dari peneliti Amerika Serikat, Bradley C. Edwards untuk meningkatkan kekuatan kabel sampai mampu menahan serangan mikrostreoid.


Proyek ini terus diteliti NASA secara mendetail. Mereka menyebutkan lift tersebut harus berada di Samudra Pasifik tropis barat karena anggaran dan risiko terhadap lingkungan.


Lift tersebut dikatakan dapat menampung 30 orang dalam kabin yang bergerak dengan motor listrik berkecepatan 200 km/jam selama delapan hari yang lebih hemat dari roket.


Sebuah tim Raptor dari Nihon University asal Jepang yang dipimpin oleh Yoshio Aoki turut, berpartisipasi dalam empat European Space Elevator Challenge yang disiapkan oleh Technical University of Munich Jerman, untuk menguji kelayakan struktur mekanis.


Desain seperti sarang lebah memungkinkan rangka utama dibuat sekosong mungkin, agar mengurangi berat sampai 60% sambil mencapai kekakuan yang cukup dan tampilan yang menarik,” ucap Kaishu Koike.


Selanjutnya,  teknik lift ruang transportasi ini mungkin baru ada pada tahun 2030. Namun, seluruh protokol keamanan dan bencana sudah dibangun dalam proporsi nyata.



Baca juga: Kirby and The Forgotten Land Bakal Rilis di Nintendo Switch



(TTD)


author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar