5 Fakta Unik Gerhana Bulan 28 Juli 2018

Untuk kedua kalinya Indonesia akan kembali disambangi fenomena Gerhana Bulan Total (GBT). Yang sebelumnya Indonesia pernah disambangi oleh peristiwa super blue blood moon pada 31 Januari 2018. Fenomena alam ini disebut dengan “blood moon” yang akan menjadi fenomena sangat istimewa, karena dapat disaksikan secara langsung dari seluruh Indonesia dan pasalnya ini akan menjadi gerhana bulan total terlama pada abad ini. Dilansir dari Kompas.com, peristiwa gerhana bulan bisa dilihat secara kasat mata mulai pukul 01.24 WIB. Dengan puncak gerhana akan terjadi 1 jam 43 menit. Kali ini Teknologi.id akan memberikan informasi deretan fakta unik mengenai Gerhana Bulan Total. Berikut daftarnya:

1. Menjadi Gerhana Bulan Terlama Abad Ini

Gerhana Bulan ini akan terjadi selama 6 jam 14 menit. Yang menjadikannya sebagai Gerhana Bulan terlama abad ini karena pada saat itu posisi bulan akan berada di titik apogee atau titik terjauh dari Bumi.
2. Didampingi Planet Mars

Yang menambah keistimewaannya, pada gerhana bulan kali ini bulan akan berdampingan dengan planet Mars di langit Indonesia. “Gerhana Bulan ini bertepatan dengan saat Mars berada pada posisi terdekat dengan Bumi dalam 15 tahun terakhir, Magnitudonya (Mars) diperkirakan -2,7 (normalnya hanya -0,5) sehingga jauh lebih mudah diamati” ujar Marufin.

3. Berwarna Biru

Selain durasinya yang lama, gerhana kali ini menjadi istimewa karena sapuan warna biru di paras bulan. “Sapuan warna biru di paras Bulan akibat hamburan cahaya Matahari oleh molekul-molekul Ozon,” ujar Marufin. “(Hal ini) menjadi lebih bisa diamati dengan baik,” sambungnya.

4. Bulan Berada Di Jarak Terjauh Bumi

Pada saat Gerhana Terjadi, jarak Bulan dan Bumi mencapai lebih kurang 406.100 km. Membuat posisi Bulan sedang berada di titik paling jauh dari Bumi dan memunculkan fenomena yang disebut mini moon. Mini moon adalah ukuran Bulan yang tampak lebih kecil dari biasanya, karena jaraknya yang jauh.

5. Jika Beruntung Anda Bisa Menangkap Bintang Jatuh

Jika Anda beruntung, anda mungkin dapat menangkap beberapa bintang jatuh yang terkait dengan Perseids atau hujan meteor tahunan disaat bulan benar-benar hilang cahayanya. Hujan meteor biasanya aktif antara 17 Juli dan 24 Agustus dan akan memuncak pada malam 12 Agustus dan jam awal pagi 13 Agustus.

Artikel ini telah tayang di http://www.tribunnews.com/ dengan judul “28 Juli Akan Terjadi Gerhana Bulan Total Terlama, Ada 8 Fakta Unik tentang Blood Moon”, http://aceh.tribunnews.com/2018/07/24/28-juli-akan-terjadi-gerhana-bulan-total-terlama-ada-8-fakta-unik-tentang-blood-moon?page=4

Baca juga: Kamu Dapat Nikmati Dua ‘Supermoon’ di Januari 2018

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending