Gerhana Bulan Total Terjadi di RI 8 November, Ini Waktu dan Lokasi Melihatnya

Teknologi.id . November 07, 2022

Gerhana Bulan Total terlihat pada 26 Mei 2021 di Auckland, Selandia Baru. Foto: Phil Walter/Getty Images

Teknologi.id - Akun resmi @lapan_ri menginfokan bahwa Gerhana Bulan Total akan terjadi pada Selasa, 8 November 2022 besok. 

Gerhana Bulan Total kali ini memiliki durasi selama 1 jam, 24 menit, 58 detik dan durasi umbral (sebagian + total) selama 3 jam, 39 menit, 50 detik. Puncak gerhana Bulan total dapat disaksikan mulai pukul 18.00 WIB/19.00 Wita, atau 20.00 WIT.

Lalu, lokasi mana saja yang bisa melihat Gerhana Bulan Total pada 8 November 2022? Berikut daftarnya.

Waktu dan lokasi yang bisa lihat Gerhana Bulan Total

1. Awal Penumbra (P1)

Pukul 15.02 WIB/16.02 Wita/17.02 WIT: Tidak dapat teramati dari Seluruh Indonesia

2. Awal Sebagian (U1)

Pukul 16.09 WIB/17.09 Wita/18.09 WIT: Wilayah yang bisa menyaksikan Papua, Papua Barat, Pulau Seram, Pulau Halmahera, Kepulauan Aru, Kepulauan Kai, Kepulauan Tanimbar

3. Awal Total (U2)

Pukul 17.16 WIB/18.16 Wita/19.16 WIT: Wilayah yang bisa mengamaati Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi NTT, NTB, Bali, Kaltara, Kaltim, Kalsel, Kalteng, Kapuas Hulu

Baca juga: NASA akan Buat WiFi di Bulan, ini Tujuannya

4. Puncak Gerhana

Pukul 18.00 WIB/19.00 Wita/20.00 WIT: Seluruh Indonesia bisa mengamati kecuali Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu

5. Akhir Total (U3)

Pukul 18.41WIB/19.41 Wita/20.41 WIB: Seluruh Indonesia bisa mengamati

6. Akhir Sebagian (U4)

Pukul 19.49 WIB/20.49 Wita/21.49 WIT: Seluruh Indonesia bisa mengamati

7. Akhir Penumbra (P4)

Pukul 20.56 WIB/21.56 Wita/22.56 WIT: Seluruh Indonesia bisa mengmati

Baca juga: Biaya Hidup di Bulan Bikin Geleng-geleng, Masih Mau Tinggal di Bulan?

Pengertian Gerhana Bulan Total

Gerhana Bulan Total merupakan fenomena terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Fenomena ini terjadi ketika Bumi, Bulan, dan Matahari berada pada satu garis lurus. Bulan akan masuk seluruhnya ke dalam bayangan inti atau umbra Bumi. Akibatnya, tidak ada sinar Matahari yang bisa dipantulkan ke permukaan Bulan. Saat puncak gerhana Bulan total terjadi, Bulan akan terlihat berwarna merah.

(dwk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar