Sertifikat Vaksin Covid-19 Salah? Perbaiki via WhatsApp

Fabian Pratama Kusumah . November 11, 2021

Foto: Kemenkes

Teknologi.id - Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) meluncurkan chatbot via WhatsApp terkait sertifikat vaksin Covid-19 di PeduliLindungi.

Hal ini untuk mempercepat proses aduan dari masyarakat terkait permasalahan sertifikat vaksin, status vaksinasi, maupun kesalahan data diri.

"Saat ini Kemenkes telah menghadirkan Chatbot WhatsApp Sertifikat PeduliLindungi untuk mengatasi permasalah yang berkaitan dengan sertifikat, status vaksinasi dan informasi diri,"

Kata Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Sekretaris Jenderal Kemenkes pada konferensi pers yang ditayangkan secara virtual, Rabu (10/11).

Sebelumnya, masyarakat yang ingin mengajukan aduan hanya dapat melalui email sertifikat@pedulilindungi.id atau menelepon call center PeduliLindungi (119 ext 9).

Dilansir dari CNN Indonesia, Kunta menyebut bahwa jumlah aduan masyarakat terkait permasalahan tersebut setiap minggunya mencapai lebih dari 134 ribu email.

Baca juga: Waspada, Covid-19 Varian Delta Plus Masuk Malaysia-Singapura

Sedangkan aduan masyarakat via call center mencapai 80 ribu setiap minggunya. Sebagian besar aduan adalah terkait informasi sertifikat vaksin dan penyesuaian data seperti nama dan nomor telepon.

Untuk mengakses layanan Chatbot WhatsApp Sertifikat PeduliLindungi masyarakat bisa menghubungi Kemenkes RI pada nomor 081110500567.

Terkait keamanan, Kunta mengatakan akan ada proses verifikasi dengan memasukan kode OTP pada nomor telepon yang terdaftar di aplikasi PeduliLindungi.

Keunggulan lainnya, selain lebih mudah, chatbot WhatsApp Sertifikat PeduliLindungi ini juga dapat diakses selama 24 jam.

Chief Digital Transformation Office Kemenkes, Setiaji menjelaskan dalam fitur Chatbot tersebut akan terdapat tiga menu utama yang dapat digunakan masyarakat.

Menu tersebut yaitu 'Download sertifikat vaksin', 'Status vaksin' dan 'Ubah info diri'.

Permasalahan masyarakat yang selama ini ditampung lewat email dan call center masih terdapat kendala seperti aduan yang tidak dijawab ataupun jika dijawab memerlukan waktu yang lama.

Hadirnya chatbot via WhatsApp yang dapat digunakan selama 24 jam ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut.

(fpk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar