Tokopedia dan TikTok Shop Catat Kenaikan Pesanan hingga Dua Kali Lipat saat Ramadan!

Wildan Nur Alif Kurniawan . March 11, 2026


Foto: Ketiknews

Teknologi.id Platform perdagangan elektronik Tokopedia dan TikTok Shop mencatat adanya peningkatan pesanan rata-rata hingga dua kali lipat dari para penjual yang berpartisipasi dalam kampanye bertajuk Ramadan Ekstra Seru pada tahun lalu. Pencapaian ini sejalan dengan proyeksi para ekonom yang memperkirakan bahwa tingkat konsumsi masyarakat akan tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global.

Momen Ramadan menghadirkan peluang positif bagi para pelaku industri untuk mengoptimalkan kinerja dan pertumbuhan bisnis mereka. Executive Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, menyampaikan harapannya agar Ramadan dapat terus menjadi momentum pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di dalam ekosistem digital yang aman dan tepercaya.

"Sebagai mitra pertumbuhan penjual, kami berupaya menghadirkan pengalaman #JualanNyaman melalui fitur dan kampanye yang relevan, sehingga penjual dapat fokus berinovasi dan melayani pelanggan," ujar Stephanie dalam keterangan resminya pada Senin, 9 Maret 2026.

Berkat strategi pemasaran yang tepat sasaran, berbagai merek di Tokopedia dan TikTok Shop berhasil meraih pencapaian positif. Untuk mengedukasi penjual lain, platform tersebut merangkum kisah sukses lima merek ke dalam sebuah kumpulan yang dinamakan Perpustakaan Studi Kasus Tokopedia & TikTok Shop. Kelima merek tersebut meliputi Bittersweet by Najla, Kurma Alif, Royal Canin Indonesia, LEGO ID Official Distributor, dan PS Enterprise Official. Kumpulan studi kasus ini sengaja dikurasi secara komprehensif guna membantu pelaku usaha, praktisi pemasaran, dan media dalam mempelajari model pertumbuhan bisnis yang dapat direplikasi.

Baca juga: OpenAI Perbarui Fitur Pencarian ChatGPT, Bisa Rekomendasikan Produk Belanja Online


Foto: Tokopedia

Salah satu penjual yang disorot adalah Bittersweet by Najla. Pemilik usaha tersebut, Najla Bisyir, mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil mencetak kenaikan nilai transaksi hingga tujuh kali lipat. Pencapaian ini diraih melalui optimalisasi produk, konten video, serta pemanfaatan alat pemasaran. Najla secara aktif menghadirkan produk eksklusif dan mengadakan sesi siaran langsung (LIVE) yang konsisten dari dukungan platform. "Kami percaya Ramadan bukan hanya soal volume penjualan, tetapi soal relevansi dan momentum," tuturnya.

Kisah sukses lainnya datang dari merek Kurma Alif. Pemilik Kurma Alif, Mutiara Nisa Rozdianda, mengambil langkah strategis dengan memusatkan fokus penjualan pada satu kategori produk yang identik dengan Ramadan, yakni Kurma Safiya. Pergeseran fokus ini berdampak pada kenaikan penjualan sebesar 247 persen. Mutiara menyebutkan bahwa peran kreator konten afiliasi sangat krusial. "Sebanyak 90 persen penjualan selama Ramadan berasal dari affiliate content creator. Penjualan dari affiliate sendiri meningkat 246 persen pada pra-Ramadan," kata Mutiara.

Baca juga: Waspada Scam, Hindari Belanja Online di Beberapa Situs ini

Pada kategori perlengkapan hewan peliharaan (pet supplies), Royal Canin Indonesia mencatatkan pertumbuhan angka lebih dari 356 persen. Merek ini mengutamakan strategi pemasaran yang berbasis pada komunitas, bukan sekadar mengejar penjualan jangka pendek. Royal Canin Indonesia membangun ekosistem dengan merekrut dan mengelola lebih dari 200 kreator konten afiliasi aktif guna memproduksi konten video yang konsisten. Strategi ini dipadukan dengan siaran langsung yang intens di TikTok Shop untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sementara itu, pada kategori mainan dan hobi (Toys & Hobbies) di Tokopedia, LEGO ID Official Distributor menerapkan strategi penjualan paket gabungan (bundling) serta promo beli satu gratis satu (B1G1). Strategi ini menciptakan intensi pembelian yang kuat di kalangan konsumen dan berhasil mendorong peningkatan transaksi perusahaan sebesar 52 persen.

Penjual permainan (game) terbesar di Tokopedia, PS Enterprise Official, turut membagikan strateginya. Pemilik PS Enterprise Official, Kustandy, mengatakan bahwa pihaknya rutin menilai perilaku konsumen dan melahirkan strategi penjualan kilat (flash sale) dengan harga termurah. Strategi tersebut mampu menaikkan angka penjualan mereka sebesar 42 persen.

PS Enterprise Official juga memaksimalkan penempatan iklan secara strategis, seperti pada spanduk (banner) utama di halaman depan Tokopedia, khususnya pada momen besar. Hasilnya, pada Ramadan tahun lalu mereka berhasil melampaui target penjualan hingga 117 persen. "Ramadan adalah momen di mana kami all-in. Dengan harga terbaik di Flash Sale dan dukungan eksposur maksimal, kami berharap bisa terus memecahkan target penjualan," pungkas Kustandy.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News


(WN/ZA)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar