Waze Rilis Fitur untuk Beri Peringatan Saat Dekati Rel KA

Rima Fidayani Rizki . November 13, 2020

Foto: Endgadget

Teknologi.id - Lalu lintas kendaraan mulai menunjukkan peningkatan aktivitas sejak memasuki masa transisi PSBB. Agar pengemudi tetap dapat berkendara dengan aman, aplikasi penunjuk jalan dan peta digital Waze kembali merilis fitur baru untuk pengguna Indonesia maupun global. Fitur terbaru Waze ini bisa memberikan peringatan kepada pengemudi ketika mendekat perlintasan rel kereta api.

Baca Juga: Instagram Tata Ulang Antar Muka Homescreen

"Fitur perlintasan kereta api merupakan hasil kolaborasi lintas industri dan lintas sektor, baik secara internal dalam Waze dan komunitas, bekerja sama untuk membantu sesama pengemudi memetakan semua persimpangan jalan raya-kereta api," ujar Dani Simons, Head of Pubilc Sector Partnership Waze, dalam keterangan tertullis.

Dani menjelaskan, keberadaan fitur ini akan membantu pengemudi untuk mengutamakan keselamatan dengan memperhatikan potensi risiko saat berkendara melewati perlintasan kereta api. 

Fitur teranyar Waze tersebut telah hadir secara global, termasuk di Indonesia, Malaysia, Filipina, Inggris, Italia, Israel, Brasil, Kolombia, Belgia, Polandia, Hongaria, Argentina, Cile, Uruguay, Selandia Baru, Belanda, dan Irlandia.

Dani melanjutkan, kehadiran fitur baru nan unik ini tidak lepas dari peranan Map Editor lokal Waze yang ada di negara-negara terkait. Fitur  peringatan ini secara otomatis akan hadir di aplikasi Waze versi terbaru pada perangkat Android maupun iOS.

Selain itu, Dani menambahkan jika Waze ingin menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan aplikasi mengemudi melalui fitur baru ini. “Ini sekaligus menjadi yang pertama bagi kami menerapkan fitur ini dan menegaskan fokus kami pada keselamatan berkendara masyarakat,” pungkas Dani.

Baca Juga: Segala Sesuatu Tentang Sales Force Automation

Sebagai informasi, Waze sebelumnya mengungkap data mengenai arus lalu lintas di beberapa kota sejak PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) transisi diberlakukan. Tercatat ada peningkatan arus lalu lintas yang mencapai rata-rata 24,3 persen. Hal tersebut menunjukkan bahwa di beberapa kota, para pengemudi mulai memadati jalan raya untuk beraktivitas.

(rf)

teknologi id bookmark icon
Berita Terpopuler