Volkswagen Rilis Teaser Robot Pengisi Daya Mobil Listrik

Indah Mutia Ayudita . December 28, 2020

Foto: Volkswagen

Teknologi.id - Volkswagen mengatakan timnya telah membuat konsep prototipe robot pengisian kendaraan listrik pada akhir 2019, dan berencana untuk terus mengembangkan idenya itu.

Produsen mobil raksasa Jerman itu rupanya sangat menyukai konsep tersebut sehingga prototipe robot pengisian daya yang dikembangkan sangat identik dengan versi konsep, lengkap dengan mata digital yang berkedip dan suara R2-D2.

Secara teori, cara kerja robot tersebut cukup sederhana. Saat pengguna memarkir kendaraannya di garasi, pengguna dapat meminta robot untuk mengisi ulang daya kendaraan.

Baca juga: Pemprov Jabar Pakai Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas

Robot tersebut akan melepaskan diri dari stasiun doknya, mengaitkan salah satu baterai selulernya yang kemudian akan diseret ke mobil pengguna. Robot tersebut menyambungkan baterai ke mobil dan kemudian kembali ke stasiunnya, siap untuk mengisi permintaan pengisian daya lain, jika ada.

Ketika kendaraan sudah selesai diisi, robot akan kembali mengumpulkan baterai dan membawanya kembali ke rak pengisian.

Ide yang diajukan sangat menarik, meskipun ada kemungkinan titik kegagalan yang diakui Volkswagen, belum ada solusinya. Pernyataan ini disebutkannya lewat siaran pers yang dikeluarkan hari Senin lalu.

Volkswagen sudah membangun beberapa jaringan pengisian daya di AS (Electrify America) dan Eropa (Ionity). Robot ini sepertinya merupakan solusi pengisian daya yang lebih baik.

Baca juga: Ini Sederet Fakta Virus Corona Varian Baru Inggris

Jaringan pengisian cepat tidak dimaksudkan untuk penggunaan rutin. Pemilik mobil listrik dianjurkan untuk melakukan pengisian daya kendaraan di rumah atau di gedung parkir.

Robot pengisian daya juga bukan solusi untuk permasalahan ini, meskipun berfungsi dengan baik.

Volkswagen sudah menguji ide yang berbeda di beberapa bagian China dan di kota asalnya Wolfsburg, Jerman yang melibatkan penempatan baterai di dalam pilar stasiun pengisian standar.

Hal ini memungkinkan stasiun pengisian untuk membangun simpanan energi yang dapat digunakan untuk mengisi daya kendaraan listrik dengan cepat, bahkan ketika jaringan lokal tidak mampu membagikan listrik dalam jumlah yang besar.

Volkswagen mengatakan bahwa mereka merencanakan peluncuran yang lebih luas pada awal 2021 nanti.

(im)

teknologi id bookmark icon
Berita Terpopuler