Techno-Tortoise Shell, Cangkang Hasil 3D Printing Untuk Melindungi Bayi Kura-Kura

Foto: 3ders.org

Kura-kura adalah salah satu hewan yang mulai terancam keberadaanya. Karena saat si induk telah selesai bertelur dan menyelesaikan penyembunyian telurnya, maka sang induk akan pergi kembali ke laut. Otomatis sang bayi kura-kura pun harus memulai hidupnya sendirian tanpa bantuan dari siapapun.

Setelah menetas, sang bayi kura-kura akan mulai merangkak menuju ke lautan, dan memulai hidup mereka hanya dengan mengandalkan insting yang mereka miliki. Di lautan sana, mereka rentan terhadap serangan para predator di laut.

Oleh karena itu, salah satu pendiri Hardshell Labs, memiliki niat untuk melindungi para bayi kura-kura yang sangat rentan dari pemangsa di California. Mereka mengembangkan sebuah cangkang berbahan khusus yang mampu menahan serangan predator laut seperti ikan hiu, serta predator laut ganas lainnya. Cangkang ini akan terlepas dengan sendirinya ketika kura-kura tersebut sudah beranjak besar.

Selain itu, para peneliti juga membuat kura-kura palsu yang akan di sebarkan di lautan untuk mengelabui para predator, hal ini membantu para peneliti untuk meneliti perilaku para predator kura-kura di lautan.

Namun cangkang khusus yang dibuat ini pun tidak dibuat dengan cara yang biasa saja, tetapi para peneliti menggunakan teknologi 3D Printing untuk pembuatannya. Para peneliti ini bekerjasama dengan perusahaan Autodesk dan Think2Thing dalam pembuatan model cangkang sampai pencetakannya dengan bahan khusus.

“Kami berharap dengan cangkang buatan kami, kura-kura di dunia akan bertambah populasinya, dan tidak akan menjadi hewan yang langka dan bahkan terancam punah” ujar Shell tahun lalu.

Sumber: Dirangkum dari 3Dprint.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *