Setop Penularan Corona, Gojek Hentikan Layanan GoMassage untuk Sementara

dialektika . March 26, 2020

GoMassage

Foto: ID techinasia

Teknologi.id - Perusahaan rintisan (startup) Gojek benar-benar fokus dan peduli untuk menangkal penyebaran virus Covid-19 atau corona di Indonesia. Kali ini, Gojek menghentikan sementara layanan GoMassage, demi memutus mata rantai penyebaran pandemi tersebut.

Sebelumnya, Gojek juga mengumumkan akan memberikan bantuan bagi mitra driver yang teridentifikasi positif virus corona. Bantuan tersebut berupa dukungan pendapatan dan menghentikan sementara cicilan yang berjalan, misalnya, premi asuransi, cicilan kendaraan, dan sebagainya. Bantuan ini akan terus dialirkan hingga mitra driver dapat bekerja kembali.

BACA JUGA: Bantu Mitra Pengemudi Terdampak Corona, Gojek Bentuk Yayasan Kelola Dana

Seperti diketahui, GoMassage adalah layanan pijat on-demand di aplikasi GoLife. Jika layanan ini terus diberlakukan, tentu bertolak belakang dengan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan pembatasan sosial (sosial distancing) serta jaga jarak fisik (physical distancing).

“Kebijakan penghentian sementara ini sejalan dengan penetapan status Covid-19 sebagai pandemi global oleh WHO dan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat virus corona oleh BNPB, sehingga diperlukan langkah-langkah tepat untuk memastikan pencegahan penyebaran Covid-19,” tulis GoLife, dalam email untuk konsumennya, yang dikutip dari Kumparan, pada Kamis (26/3/2020).

GoLife juga akan terus memantau perkembangan Covid-19 dan secara berkala mengevaluasi keamanan layanan sesuai dengan amanah dan sumber resmi, terutama pemerintahan.

BACA JUGA: Kolaborasi Gojek-Halodoc-Kemenkes Rilis Layanan Check COVID-19

Meski begitu, Gojek tidak sepenuhnya menghentikan sementara semua layanan yang ada di GoLife.  Contohnya, layanan bersih-bersih GoClean masih tetap akan beroperasi dengan menerapkan Standar Prosedur Operasional (SOP) yang telah ditetapkan untuk memastikan keamanan dan keselamatan para mitra dan pelanggan dari penyebaran Covid-19.

Selain itu, untuk keamanan bersama, Gojek juga menonaktifkan sementara akun mitra yang sedang dalam observasi tes Covid-19, hingga adanya konfirmasi tes kesehatan dari pemerintah. Dengan begitu, perusahaan bisa memastikan bahwa mitra mereka tidak akan menjadi ‘penyebar super’.

Gojek juga telah menyiapkan tim yang bekerja 24 jam dalam 7 hari untuk membantu menghubungkan mitra dengan rumah sakit atau otoritas kesehatan, jika memiliki isu terkait dengan virus corona Covid-19. (sz)

author
0 orang menyukai ini
teknologi id bookmark icon

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Komentar

0 Komentar