Seorang Bidan Ciptakan Aplikasi Android Demi Mudahkan Pekerjaannya

Foto: tribunnews.com

Perkembangan teknologi mentransformasikan segala hal termasuk bisnis menjadi berbasiskan digital. Seiring dengan itu, kebutuhan industri akan tenaga profesional di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pun semakin meningkat. Namun, hingga saat ini tenaga ahli di bidang TIK atau pengembang teknologi masih di dominasi oleh laki-laki dan tenaga ahli perempuan masih tergolong langka.

Lain halnya dengan seorang bidan bernama Putu Sudewi Arsini asal Bali. Dewi — biasa ia disapa, memutuskan untuk mempelajari sesuatu hal diluar latar belakang pendidikan yang ia jalani. Yakni belajar menjadi pengembang Android. Tujuan Dewi adalah untuk memudahkan ia dan rekan sejawatnya yang lain dalam memberikan layanan kebidanan home care, terutama bagi ibu hamil dan menyusui di Bali dan sekitarnya.

Dewi mempelajari pemrograman Android melalui program Indonesia Android Kejar level beginner batch 3 lalu. “Yang saya suka dari program Android Kejar ini fasilitatornya benar-benar memberikan mentoringkepada setiap peserta dengan sungguh-sungguh. (Peserta) kaya saya ini kan (belajar Android) dari nol banget,” ujar Dewi dengan sangat antusias.

Dewi saat ini telah berhasil menciptakan sebuah aplikasi Android bernama Amacall (app.amacall.us) yang bertujuan dalam memberikan pelayanan jasa bidan ke rumah pelanggan. Walaupun Dewi sama sekali tidak memiliki latar belakang TIK, namun kini Dewi mampu menjadi seorang founder dari aplikasi berkonsep on demand service bersama kedua orang temannya yang berlatar belakang TIK.

“Budaya yang tercipta di Indonesia membuat kita, perempuan, takut untuk mencoba. Hal itulah yang harus kita dobrak. Jangan takut untuk mencoba hal baru, mengembangkan diri, dan terus menuntut ilmu,” kata Dewi.

Amacall sendiri telah melangsungkan soft opening pada bulan September lalu. Dan harapan Dewi kedepannya adalah dapat merekrut bidan dan sumber daya pendukung lainnya lebih banyak.

Sumber: Dirangkum dari Liputan 6.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *