Nuro Segera Operasikan Mobil Self-Driving di Kalifornia

Rima Fidayani Rizki . December 25, 2020

Foto: BBC

Teknologi.id - Nuro, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, akhirnya memperoleh persetujuan untuk mengoperasikan layanannya dari lembaga berwenang di Kalifornia. Saat ini, perusahaan yang telah menguji kendaraan tanpa pengemudi sejak 2017 tersebut mulai rutin menggunakan produknya sebagai pengiriman makanan, minuman, obat-obatan, dan produk-produk lain.

Baca Juga: Porsche Carrera GT Ini Dibongkar Sebanyak 78 Kali!

“Penerbitan izin penerapan pertama adalah tonggak penting dalam evolusi kendaraan otonom di Kalifornia,” ujar Direktur Departemen Kendaraan Bermotor Negara Bagian, Steve Gordon.

Nuro, yang juga mengoperasikan Toyota Prius dan kendaraan kecil lainnya yang dikenal sebagai R2, akhirnya memiliki akses untuk bersanding dalam pengoperasian kendaraan tanpa pengemudinya sebagai operasi komersial rutin.

Beberapa perusahaan lain sepert Waymo LLC dan unit Amazon Inc., Zoox, dan Unit GM Cruise juga telah mendapatkan persetujuan untuk pengujian produk di Kalifornia dan menggunakan teknologi dari Nuro tersebut.

Tentu, Nuro perlu memenuhi beberapa standar keselamatan. Salah satunya memiliki bukti bahwa kendaraannya tersebut mampu menghindari bahaya dan bisa berinteraksi dengan petugas tanggap darurat, seperti polisi.

Memperkenalkan kelas premium teknologi.id untuk kalian yang ingin belajar UI UX DESIGNER, PRODUCT RESEARCH, ESPORT BUSINESS CLASS, DIGITAL MARKETING, dan SALES & MARKETING PROFESSIONAL bersama mentor-mentor berpengalaman dengan materi yang berkualitas serta up to date sesuai yang kalian butuhkan. Segera daftarkan dirimu untuk mendapatkan harga terbaik, jangan sampai ketinggalan!

teknologiid events

Nuro sebelumnya memenangkan pengecualian untuk beroperasi dari Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat, yang merupakan persyaratan negara bagian lainnya, pada Februari lalu.

Baca Juga: Ada Kiprah Wanita Indonesia Ini di Balik Autopilot Tesla

Kendaraan swakemudi (self-driving) ini memiliki batasan kecepatan maksimum 25 mil per jam dan hanya bisa digunakan selama kondisi cuaca baik. Perusahaan baru hanya bisa beroperasi di wilayah Teluk San Fransisco, seperti Santa Clara dan San Mateo.

(rf)

teknologi id bookmark icon
Berita Terpopuler