Miris, Developer Ini Ciptakan Mata Uang Digital "CoronaCoin" di Tengah Kekhawatiran Dunia

Teknologi.id . March 02, 2020

Corona

Foto: Screenshot coronatoken.org


Teknologi.id - Sekelompok developer mata uang kipto dikabarkan melakukan perbuatan tidak terpuji lantaran memanfaatkan kekhawatiran COVID-19 dengan membuat aset kripto CoronaCoin (NCOV) di blockchain Ethereum.

Coronacoin membuat pedagangnya bertaruh pada berapa banyak orang yang jatuh sakit atau mati karena virus ini. Dilansir dari laman Reuters, Senin (2/3/2020), pasokan CoronaCoin akan berkurang setiap dua hari sekali berdasarkan jumlah kasus baru yang terungkap. Ini artinya, harga CoronaCoin akan bergerak naik dengan semakin banyaknya orang yang meninggal karena virus ini.

Baca juga: Jokowi: Dua WNI Positif Corona di Indonesia

Jumlah total CoronaCoin yang beredar didasarkan dengan populasi manusia di dunia, yakni 7.604.953.650 NCOV.

"Beberapa orang berspekulasi tentang penyebaran virus melalui koin ini, sehingga mereka berinvestasi," kata Sunny Kemp, salah satu developer, dalam percakapan di aplikasi Telegram, seperti dilansir dari Reuters, Senin (2/3/2020).

Sunny Kemp mengatakan tim itu terdiri dari tujuh developer dan masih akan bertambah. Ia menolak menyebutkan anggota yang lain, namun mengatakan mereka kebanyakan berada di Eropa.

Baca juga: 2 WNI Positif COVID-19, Depok Jadi Trending Topic

Sekitar 20% dari pasokan Coronacoin disebut akan dialokasikan untuk sumbangan bulanan kepada Palang Merah.

Beberapa pengguna platform media sosial Reddit pun mengkritik token ini lantaran menggunakan wabah penyakit sebagai mata uang kripto. "Terus terang, ini amoral," kata salah seorang pengguna.

(dwk)

author
0 orang menyukai ini
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar

Berita Menarik Lainnya