Mengenal Menteri Riset dan Teknologi yang Baru, Bambang Brodjonegoro

Bambang Brodjonegoro
Foto: Detik News

Teknologi.id – Bambang Brodjonegoro resmi dilantik menjadi Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset Inovasi Nasional dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Sebelum ditunjuk menjadi Menristek yang menggantikan Mohammad Nasir, Bambang tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada 2016-2019 dan Menteri Keuangan 2014-2016 dalam Kabinet Kerja.

Profil Menristek Bambang Brodjonegoro

Prof Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, SE, MUP, PhD lahir di Jakarta pada 3 Oktober 1966.

Ia menyelesaikan pendidikan format tingkat S1 di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia pada 1990 jurusan Ekonomi Pembangunan dan Ekonomi Regional. Kemudian ia mendapatkan gelar master di bidang tata kota dari Universitas Illinois di Urbana-Champaign, Amerika Serikat pada 1993.

Baca juga: Tengah Diuji Coba, Instagram Segera Hadirkan Fitur Rekomendasi Unfollow Akun Lain

Bambang juga mengantongi gelar doktor di bidang tata wilayah dan perkotaan dari University of Illinois at Urbana-Champaign pada 1997.

Lulus dari Universitas Illinois, Bambang menjadi staf pengajar di FE UI, Ketua Jurusan Ekonomi pada 2002-2005, dan dekan termuda di FE UI pada 2005-2009.

Dia juga sempat menjadi visiting fellow dalam The Indonesia Project – Australian National University pada Desember 2004 dan mendapat Eisenhower Fellowships dalam The Single Region Program – Southeast Asia di Amerika Serikat pada September-November 2002.

Baca juga: Nadiem Makarim Dipanggil ke Istana, Gojek Umumkan Bos Baru

Di luar dunia akademik, Bambang juga aktif di sejumlah perusahaan dan BUMN. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Estimasi Permintaan Kebutuhan Telekomunikasi Lokal PT Telkom Indonesia.

Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Dampak Situasi Makroekonomi terhadap Permintaan Telekomunikasi Internasional PT Indosat.

Sebagai Menteri Keuangan, Bambang adalah orang yang menyusun dan mengegolkan undang-undang tax amnesty atau pengampunan pajak.

(dwk)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending