Kritik Pemerintah, Prakerja.org: Harusnya Rp 5,6 T Itu Sepenuhnya Untuk Rakyat

dialektika . May 20, 2020
Foto: Istimewa



Teknologi.id - Kehadiran situs Prakerja.org yang belakangan jadi perbincangan publik, selalu dikaitkan dengan program Kartu Prakerja milik pemerintah.

Bagaimana tidak, meski sama-sama menjadi platform pelatihan buat masyarakat di tengah pandemi COVID-19, namun persoalan anggaran yang jadi problem.

Program Kartu Prakerja milik pemerintah harus mengalokasikan dana senilai Rp 5,6 triliun dan mematok tarif untuk bisa diakses. Sedangkan, situs Prakerja.org bisa diakses secara bebas dan gratis atau tidak dipungut biaya.

BACA JUGA: Viral Munculnya Prakerja.org, Begini Tanggapan Pengelola Kartu Prakerja

Makanya, salah satu penggagas Prakerja.org, Largo Andrianto, tak ingin menyebut jika karyanya dianggap pesaing dari produk politik pemerintahan saat ini.

"Kami sama sekali tidak tertarik menjadi 'tandingan' prakerja.go.id atau website atau aplikasi sejenis dari mana pun. Yang kami lakukan adalah bentuk kritik dan seruan kepada pemerintah dan masyarakat luas agar dana BLT yang dimasukan dalam program Kartu Prakerja sepenuhnya diberikan kepada masyarakat," ujar Largo dikutip dari Kumparan, pada Rabu (20/5/2020).

Largo menegaskan, Prakerja.org dibuat bersama rekannya itu agar bisa dijadikan rujukan buat pemerintah sebagai sarana pelatihan digital buat masyarakat secara gratis.

Sehingga, apabila pemerintah ingin membekali masyarakat penerima BLT dengan pelatihan, dapat diupayakan dengan membangun sarana pelatihan online gratis, tidak dengan menganggarkan dana yang memotong anggaran BLT.

"Dengan demikian, masyarakat dapat menerima dana BLT secara penuh," tegasnya.

Dia menekankan, para inisiator prakerja.org tidak berminat bergabung dalam program pemerintah. Dia menegaskan prakerja.org dibangun atas dasar gotong royong berbagai kalangan untuk membantu masyarakat tanpa mengambil keuntungan.

BACA JUGA: Kartu Prakerja Banyak Polemik, Kini Muncul Kursus Online Gratis Prakerja.org

"Kami sangat senang apabila pemerintah membatalkan program yang berbayar tersebut, dan menggantinya dengan fasilitas gratis dengan memberdayakan kementerian-kementerian terkait, atau partisipasi masyarakat luas dengan tidak membebani anggaran negara, khususnya anggaran BLT ini," ujarnya.

Seperti diketahui, ada lima klasifikasi besar jenis pelatihan yang bisa diikuti di prakerja.org: Wirausaha dan Ide Bisnis, Pengembangan Diri, Bisnis dan Keuangan, Teknologi dan Software, serta Bisnis Digital. Ada juga kelas training yang diberikan secara live streaming.

(sz)

author
0 orang menyukai ini
teknologi id bookmark icon

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Komentar

0 Komentar