Korea Selatan Perangi Virus Corona dengan Drone & Klinik Drive-thru

Teknologi.id . March 02, 2020

corona update

Antrean di fasilitas uji COVID-19 ‘drive-thru’ baru di Pusat Medis Universitas Yeungnam di Daegu. Foto: AP/Rex via R News

Teknologi.id - Ditingkatkannya status negara Korea Selatan (Korsel) menjadi darurat corona baru-baru ini, membuat mereka mencoba cara baru untuk perangi virus corona COVID-19, yakni melalui Klinik Drive-Thru dan drone desinfektan.

Fasilitas Klinik Drive-Thru pertama kali didirikan di Kota Goyang, Provinsi Gyeonggi pada Rabu, 26 Februari 2020. Menurut pihak otoritas kesehatan setempat, Klinik Drive-Thru juga akan disebarkan ke seluruh penjuru negeri.

Klinik tersebut tidak mengharuskan para pengemudi keluar dari mobil. Mereka hanya perlu membuka jendela untuk kemudian diperiksa oleh tenaga medis apakah menderita demam atau tidak.

Baca juga: Cegah Virus Corona dengan Rajin Bersihkan Ponsel, Begini Caranya

Dibanding dengan memeriksakan diri di rumah sakit, Klinik Drive-Thru amat memudahkan bagi masyarakat dan memiliki risiko minim tertular virus corona seperti rumah sakit, lantaran rumah sakit merupakan pusat dimana berbagai virus berkumpul.

Peneriksaan di Klinik Drive-Thru diklaim 20 menit lebih cepat dari cara yang biasa dilakukan di rumah sakit atau pusat kesehatan masyarakat. Seluruh proses mulai dari pemeriksaan gejala, pengumpulan sampel, dan penerimaan pembayaran dilakukan dalam kurang dari 10 menit.

Klinik sementara tersebut akan beroperasi setiap hari hingga 11 Maret dari jam pukul 10 pagi hingga 5 sore. Saat ini setidaknya 100 orang setiap harinya mengunjungi klinik tersebut.

Selain membuka Klinik Drive-Thru, pejabat pengontrol penyakit di kantor-kantor distrik di seluruh Korsel juga menggunakan drone disinfektan untuk mendisinfeksi tempat-tempat dengan resiko penularan yang tinggi.

Baca juga: Miris, Developer Ini Ciptakan Mata Uang Digital "CoronaCoin" di Tengah Kekhawatiran Dunia

Salah satu tempat beresiko tinggi adalah rumah sakit Cheongdo, di Provinsi Gyeongsang Utara. Pada Kamis minggu lalu terlihat pasukan drone terbang di atas rumah sakit tersebut untuk proses disinfeksi.

Sementara itu, jumlah orang yang terinfeksi virus corona di Korea Selatan terus bertambah hingga mencapai 4.212 kasus. Virus itu telah menewaskan 26 warga Korsel.

Dengan jumlah orang terinfeksi sebanyak itu, Korsel kini menjadi negara dengan kasus corona tertinggi kedua setelah China. 

Sebesar 88 persen kasus virus corona di Korsel berasal dari Daegu dan Gyeongsang Utara di mana lebih dari setengah kasus di negara tersebut diduga bersumber dari Komunitas jemaat Gereja Yesus Shincheonji di Kota Daegu.

(dwk)

author
0 orang menyukai ini
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar

Berita Menarik Lainnya