Jaringan ‘Tol Langit’ Palapa Ring Selesai Dibangun, Pertengahan September Siap Komersialisasi

palapa ring timur
Foto: antaranews.com

Teknologi.id – Proyek pembangunan jaringan serat optik internet cepat mencakup seluruh wilayah Indonesia yang dikenal sebagai proyek Palapa Ring akhirnya selesai dibangun.

Proyek yang dijuluki ‘Tol Langit’ ini telah merampungkan tahap terakhir dari proyek Palapa Ring yakni bagian Timur. Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara yang menjelaskan bahwa konstruksi Palapa Ring Timur yang sempat terkendala akhirnya bisa diselesaikan.
“Saya laporkan juga, kita tahu Palapa Ring itu menghubungkan bersama jaringan dari operator, menghubungkan semua kabupaten, kota, di seluruh Indonesia. Ada Barat sudah operasi, Tengah sudah operasi, Timur konstruksinya sudah selesai,” katanya dalam acara Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Ignite The Nation di Jakarta, Minggu (18/8).

Baca juga: Teknologi AI Milik Google Lindungi Hutan Sumatra dari Illegal Logging

Rudiantara melanjutkan, dibutuhkan sekitar 28 hari untuk proses stabilisasi antara Palapa Ring Barat dan Timur. Setelah proses tersebut selesai, maka jaringan “Tol Langit” ini bisa dikomersialisasikan dan digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia setidaknya mulai pertengahan September.

“Tinggal tunggu masa integrasi Palapa Ring Barat dengan Timur dan stabilisasi karena di kontrak ada 28 hari untuk melakukan stabilisasi. Jadi September paling lama minggu ke-3 udah komersial,” ungkapnya.

Sulitnya Pembangunan Palapa Ring Timur

Diakui Rudiantara, pembangunan Palapa Ring bagian Timur memang cukup sulit. Ia menjelaskan butuh kerja keras untuk mengerjakan proyek jaringan serat optik di wilayah timur Indonesia ini. Keterbatasan alat dan medan yang berat menjadi faktor utama terkendalanya proyek ini.
“Memang ada keterlambatan Palapa Ring Timur terutama karena ada 52 lokasi yang pakai tower, dari 52 lokasi 28 lokasi itu tidak ada jalan setapak. Jadi semua harus pakai helikopter. Bayangkan untuk bangun tower kan harus ngaduk semen pakai air, airnya pun dibawa galon pakai helikopter. Ya memang membangun indonesia, kalau kita membangun indonesia sentris tidak mudahlah,” jelasnya.
Palapa Ring sendiri termasuk ke dalam salah satu proyek strategis nasional yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksana Proyek Strategis Nasional. Badan Aksesibilitas dan Informasi (BAKTI) dari Kominfo menjadi pihak yang menggarap proyek ini.

Baca juga: 5G Baru Datang, Huawei Sudah Memulai Penelitian pada Jaringan 6G

Palapa Ring Barat dan Palapa Ring Tengah telah rampung dibangun dan sudah mulai dioperasikan. Kabel optik Palapa Ring Barat sendiri memiliki panjang 2.275 kilometer dan telah beroperasi sejak Maret 2018. Kemudian Palapa Ring Tengah dibangun sepanjang 2.995 kilometer dan telah beroperasi sejak Desember 2018.
Untuk Palapa Ring Timur sendiri memiliki panjang kabel hingga 6.876 kilometer. Total kabel serat optik yang dibangun untuk Palapa Ring ini mencapai sekitar 12.200 kilometer, yang 8.500 kilometer di antaranya melintasi laut. Telah selesainya proyek Palapa Ring secara keseluruhan, diharapkan bisa memberikan akses internet cepat di seluruh wilayah Indonesia.
(dwk)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending