Kini Pengguna WhatsApp Bisa Batasi Kontak yang Boleh Mengundang ke Grup Obrolan

grup whatsapp
Foto: Engadget

Teknologi.id – Pengguna WhatsApp kini bisa memilih dengan bebas siapa saja yang bisa menambahkan mereka ke dalam sebuah grup obrolan.

Fitur privasi ini adalah pembaruan dari versi yang telah ada sejak April lalu, namun saat itu pengguna tidak bisa memilih secara spesifik, siapa saja teman yang bisa mengundang mereka ke dalam grup. Di versi yang lama, pengguna diharuskan memblokir seluruh kontak yang ada agar mereka yang terblokir tidak bisa memasukkan pengguna ke dalam grup secara tiba-tiba.

Baca juga: Ssst, Begini Cara Keluar Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan Anggota Lain

Lalu, bagaimana cara menggunakan fitur privasi teranyar WhatsApp ini? Berikut langkah-langkahnya.

Untuk membatasi siapa saja yang bisa memasukkan kita ke grup WhatsApp, pertama-tama pengguna harus mengakses menu pengaturan (Settings) WhatsApp.

Pada halaman pengaturan, pilih menu “Accounts” dan kemudian pilih “Privacy” dan klik “Groups”.

Beberapa saat kemudian, akan muncul tiga opsi terkait siapa saja yang bisa memasukkan pengguna ke dalam grup, ada “Everyone”, “My contacts”, dan “My contact except…”.

Ilustrasi langkah-langkah memblokir kontak agar tidak bisa mengundang ke grup.

 

Di sini, klik opsi “My contact except…”, lalu pilih siapa saja kontak yang ingin pengguna blokir, agar mereka tidak bisa memasukkan pengguna ke grup WhatsApp secara tiba-tiba.

Setelah selesai memilih, klik tombol centang yang terletak di bagian kanan bawah untuk menyimpan preferensi pengguna.

Terima atau tolak undangan

Pengguna juga bisa memilih untuk menerima atau menolak undangan masuk ke grup percakapan. Jika ingin menggunakan metode ini, pengguna bisa memilih opsi Everyone di dalam menu “Who can add me to groups” di atas tadi.

Nantinya apabila sang pemblokir ingin mengundang pengguna WhatsApp yang memblokir mereka, maka admin grup WhatsApp terkait mesti mengirim tautan undangan untuk masuk ke dalam grup tersebut.

Tautan yang berlaku hingga 72 jam tersebut bisa dikirimkan manual melalui private message (PM) ke pengguna terkait. Pengguna yang mendapat tautan undangan masuk ke grup tersebut lantas bisa memilih, apakah akan ikut bergabung dengan mengklik tautan atau tidak.

(dwk)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending