GOJEK Resmi Berlakukan Tarif Baru di 41 Kota, Begini Rinciannya

GOJEK Resmi Berlakukan Tarif Baru di 41 Kota
Foto: USS Feed

Teknologi.id – GOJEK akhirnya resmi menerapkan tarif layanan ojek online GO-RIDE berbasis zona di 41 kota di Indonesia secara serentak sesuai dengan arahan pemerintah melalui Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) 348/2019.

Langkah ini diambil GOJEK setelah melalui masa percobaan pemberlakuan tarif ojol baru yang dilakukan sejak 1 Mei lalu. Tarif baru mulai diberlakukan per 3 Juli 2019.

Baca juga: GOJEK Akuisisi Startup AirCTO, Mengamankan Tenaga Kerja Developer India

“Go-Jek mematuhi aturan pemerintah untuk memberlakukan penerapan biaya jasa ojek online sebagaimana diatur didalam KP 348/2019. Kami telah menyesuaikan tarif di seluruh 41 kota operasional kami sesuai dengan arahan dalam Surat Edaran Dirjen Hubdar yang kami terima (2/7) perihal Penambahan Wilayah Pemberlakuan Biaya Jasa,” ujar Chief Corporate Affairs GOJEK Nila Marita, dalam keterangannya, Rabu (3/7/2019).

Nila mengatakan bahwa pihaknya memiliki misi yang sama dengan pemerintah untuk memastikan pendapatan mitra driver yang berkesinambungan untuk mendukung iklim industri yang sehat.

Implementasi tarif baru di 41 kota ini tersebar di tiga zona. Pembagian zonanya sesuai dengan yang tertera dalam penambahan wilayah pemberlakuan biaya jasa Kepmenhub 348/2019.

Berikut ini pembagian zona beserta tarif yang berlaku per 3 Juli 2019:

  • Zona I mencakup daerah Sumatra, Jawa (tanpa Jabodetabek), dan Bali. Tarif batas bawah di Zona I adalah sebesar Rp 1.850 per kilometer. Sedangkan batas atasnya Rp 2.300 per kilometer. Sementara itu, tarif minimal atau dalam 4 kilometer pertama yakni Rp 7.000 hingga Rp 10.000.
  • Zona II meliputi wilayah Jabodetabek. Tarif batas bawahnya sebesar Rp 2.000 per kilometer. Sedangkan batas atasnya Rp 2.500 per kilometer. Untuk tarif minimal dalam 4 kilometer pertama sebesar Rp 8.000 hingga Rp 10.000.
  • Zona III meliputi Kalimantan, Sulawesi, NTT, dan Maluku. Tarif batas bawahnya sebesar Rp 2.100 per kilometer dan batas atas sebesar Rp 2.600 per kilometer. Sementara tarif minimal dalam 4 kilometer pertama adalah sebesar Rp 7.000 hingga Rp 10.000.

(dwk)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *