Dihukum Uni Eropa, Google Kini Tak Lagi Mesin Pencari Utama di Android

Teknologi.id . January 13, 2020

google uni eropa

Foto: Digital Information World

Teknologi.id - Kabar mengejutkan datang dari raksasa mesin pencarian Google. Mulai saat ini Google tak akan lagi menjadi mesin pencari utama OS Android di seluruh negara Uni Eropa.

Komisi Uni Eropa (UE) menghukum Google dengan memintanya menghentikan praktik monopoli layanan mesin pencari (search engine) di OS Android.

Selain itu Google juga diharuskan membayar denda sebesar USD 5 miliar dan diminta menyediakan alternatif mesin pencari bagi pengguna Android di Uni Eropa.

Baca juga: Kalahkan Dokter, AI Google Lebih Akurat dalam Mendeteksi Kanker Payudara

Keputusan itu merupakan hasil penyelidikan selama 39 bulan yang dilakukan oleh otoritas persaingan bisnis Komisi Uni Eropa terhadap sistem operasi Android dari Google.

Komisi Uni Eropa menuduh Google telah melakukan monopolistik setelah mempertimbangkan tiga aspek. Pertama, Google telah dengan sengaja men-default Google Search pada setiap smartphone bersistem operasi Android.

Kedua, Google telah memonopoli sejumlah produsen smartphone agar mereka hanya menggunakan sistem operasi Android.

Ketiga, Google telah menghilangkan hak konsumen untuk memilih dengan memberikan insentif kepada produsen smartphone dan operator seluler agar mereka membuat konsumen hanya menginstal Google Search sebagai mesin pencari utama di smartphone mereka.

Baca juga: Cara Setting Akun Google Agar Terhapus Otomatis Saat Penggunanya Meninggal

Dengan adanya kebijakan tersebut, pengguna Android akan disajikan pilihan empat mesin pencari, termasuk Google, mulai 1 Maret nanti.

Pengguna bisa memilih mesin pencari Google, Yahoo, DuckDuckGo atau Bing, sebagai default di browser Chrome dan kotak pencarian di layar Android.

(dwk)

author
0 orang menyukai ini
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar

Berita Menarik Lainnya