Catatan Tentang Blockchain (Part2) — Blockchain

Baca part-1 di sini.

Artikel ini merupakan repost dari artikel tulisan Andrew Ryan Sinaga. Baca artikel asli di sini.


Disclaimer:

Saya akan melakukan over-simplify untuk banyak technical stuff dalam tulisan ini, since i try to make this as simple as possible, agar orang yang sangat awam terhadap Blockchain pun mendapat gambaran of how this technology works, in a nutshell.

Oh ya, satu lagi, since there are now many different blockchain system, in this essay i decided to use Bitcoin Network as a basis of the explanation.

Why? Because it is the one that currently working on a scale, and this is the one that people are most familiar with.

With that being said, let’s start.


Jika Anda sedang membaca tulisan ini, maka kemungkinan besar Anda tertarik dengan teknologi.

Dan karena Anda tertarik dengan teknologi, saya asumsikan Anda semua pasti pernah menggunakan Google Sheet, sebuah collaborative working tools yang disediakan oleh Google untuk menggantikan Microsoft Excel.

Blockchain Network in a nutshell is pretty much like Google Sheet.

Beberapa sifat Google Sheet adalah :

1. It’s a Ledger.

I’m gonna mention your name several times, Mr. Ledger. pardon me.
Google Sheet umumnya digunakan untuk mencatat laporan keuangan.

Dalam bahasa sederhana Google Sheet/Excel adalah buku besar akuntansi versi digital.

2. It’s a Distributed System.

Ketika Anda melakukan bagi file Google Sheet dengan teman kerja Anda, maka apapun yang Anda tulis akan langsung tercatat di Sheet teman kerja Anda.

Semuanya transparan dan dapat divalidasi oleh siapapun yang memiliki akses ke dalam File Google Sheet tersebut.

In a nutshell, Blockchain Network is pretty much a Big Fuckin’ Google Sheet run by thousands of people around the world.

No one is being the “Owner” of the Document yang bisa determine siapa yang memiliki akses ke dalam dokumen tersebut.

Anyone with a computing power can participate on the network.

You will need no permission.

But you have to actually do something to enter an entry on the ledger (more on this later).


If it’s that simple, then why the hell everyone get excited about it?!

Beberapa sifat khusus yang membuat orang tertarik dengan Blockchain adalah:

1. Immutable

Sekali Entry dimasukkan ke dalam Ledger, maka selamanya akan tetap ada di dalam Ledger, siapapun tidak dapat menghapus atau merubah Entry tersebut.

Actually this is where the terms “Blockchain” comes.

Beberapa transaksi put together into one Block untuk kemudian diikat ke dalam sebuah Chain of Eternal Data.

Thus the terms Block — Chain born.

$$$.
Ilustrasi di atas adalah sebuah Chain of Block di dalam Bitcoin Network, dimana ketika Anda memasukkan Block ke 4, maka Anda tidak bisa mengganti sama sekali entry di Block 1–3.

2. Running by Thousands of Nodes

Nodes adalah komputer yang melakukan validasi terhadap sebuah transaksi.

Imagine it like a mini-server.

Nodes menyimpan seluruh history transaksi dalam Ledger.

Mereka memiliki data dari Block 1 sampai Block terbaru dalam Network.

Sehingga jika seseorang memasukkan entry ke dalam Ledger, maka SELURUH Nodes akan mengecek apakah entry tersebut valid dengan history dalam block sebelumnya.

Contoh: Dalam Block 99, ada entry transaksi dimana Bobi mengirim 10 Bitcoin kepada Susi.

SELURUH Nodes akan melakukan checking dari Block 1–98 untuk menentukan apakah Bobi memang memiliki 10 Bitcoin.

3. Nodes that can put in Entry Into the Ledger will be random, and have to put in some Work.

Sebagai orang yang interest dengan teknologi, saya asumsikan Anda, pasti pernah mendengar istilah Bitcoin Miners.

Apa yang sebenarnya mereka lakukan?

Mereka adalah Nodes yang berkompetisi untuk dapat memasukkan Entry ke dalam Ledger.

Satu Block hanya dapat diinput oleh satu Nodes, untuk kemudian divalidasi oleh semua Nodes.

Apa bentuk kompetisinya?

For the sake of simplicity, let’s assume that they have to do some sort of guessing a random 6 character alpha numeric password to enter each transaction.

What are the chances you could guess this?
There are 56 Million Possible Combination to answer that.

Dan satu-satu nya cara untuk mendapatkan jawaban benar adalah dengan menebak satu per satu dari 56 juta kemungkinan tersebut.

Siapa yang paling cepat mampu menebak passwordnya akan mendapat hak untuk input Entry ke dalam Ledger dan mendapatkan hadiah berupa 12.5 Bitcoin (as for Now) per Block yang mereka masukkan.

Karena sistemnya adalah guessing-game competition maka siapa nodes yang mendapatkan hak untuk melakukan Entry menjadi sangat acak, sebab ini tidak hanya bergantung pada computing power yang dimiliki oleh seseorang untuk menghasilkan tebakannya, tapi juga pretty much based on luck.

Dan semakin banyak Nodes yang berkompetisi untuk menjadi Miners, the more random it becomes.

Beberapa Special Traits ini menyebabkan Bitcoin Network memiliki beberapa keunggulan dibanding Traditional Financial System, here some of it:

A. Safer

Classic Bank System typically run on one centralized server.

So if you are a hacker, you just have to be able to hack into that ONE GIANT CENTRALIZED SERVER.

On the other hand, If you want to hack Bitcoin Network, then you have to convince 51% of the thousands Nodes that run the Network to conspire and change all the Entry Ledger, which is fuckin’ hard, because : 1. You don’t know for sure, who are running the nodes in the Network; 2. You have to be able to provide a Better Financial Incentive than Bitcoin Network has to offer.

And even you able to do that, the nodes are growing and growing every day, since anyone on planet earth who have computing power can instantly connect to the network, which mean to keep the 51% number you have to keep in track of everyone new. Which is again. Very hard.

And even you can do all of that, there are 49% chances that the nodes who are getting the right to enter the entry to the Ledger isn’t your nodes.

On other words, it’s simply impossible.

B. No Middlemen Require

Let’s pause a second, and think about how the money got transferred between people today.

Ketika Andi mau mengirimkan 10juta rupiah kepada Budi, apa yang akan dia lakukan?

Dia akan menggunakan fasilitas Bank Transfer untuk mengirim uang tersebut.

Dan jika mereka berbeda bank, maka akan dikenakan charge 6500 rupiah per transaksi.

Ini sudah kita terima sebagai sebuah keadaan yang wajar.

Tapi jika kita mau berpikir sejenak, mengapa sebenarnya Andi harus mengirimkan uang tersebut melalui bank?

Kenapa Andi tidak bisa langsung saja mengirim uang 10juta rupiah tersebut kepada Budi?

Toh, sebenarnya Andi tidak memerlukan apapun dari bank, selain kepastian uang tersebut sampai kepada Budi.

Ini karena, belum ada entitas yang mampu menyediakan system infrastructure yang solid untuk perpindahan monetary value.

Then comes Bitcoin.

Basically Banking System is pretty similar to Bitcoin.

It’s just a Huge Ledger yang mencatat perpindahan uang dari satu rekening ke rekening lainnya.

For the first time in human history, there is a possibility that we can have a purely peer-to-peer financial system, without some central authority, that have a potential to be bankrupt, corrupt, or get hacked.

Remember 98 Crisis, ketika para nasabah Bank di Indonesia can not withdraw their deposit because the bank run out of liquidity?

Or 08 Crisis in USA, all the investment bankers misuse their client trust by doing irresponsible investment on real estate that causing subprime mortgage crisis?

Bitcoin Network is bulletproof to such crisis.

Nobody can game the system.

They can game the valuation by using pump and dump scheme, but the system itself is bulletproof. (even though is getting more expensive and riskier to play pump & dump nowadays as the market cap rise up and more institutional money comes in).

3. Fastest Solution for Cross Border Transaction

What is the fastest way today to send money from Jakarta to London?

Surprisingly, it’s by taking a flight from Jakarta to London (14 hours) and then deliver the money to the person directly.

How come in a fully digital era, there isn’t any faster and easier solution?

Again, here comes Bitcoin Network.

Since this is a fully decentralized global system, maka tidak ada perbedaan anda mengirimkan Bitcoin dari Jakarta ke Bandung dengan Jakarta ke London.

Bank membutuhkan beberapa layer approval untuk melakukan cross border payment.

Approval antar bank, lalu approval central bank, untuk kemudian di approve oleh otoritas di negara bersangkutan, yang memakan waktu antara 1–2 hari kerja.

Bitcoin only take 10–20 minutes to settle transaction worldwide.

And when Lightning Network apply (wtf is lightning network?) it should be like sending an email.

Instantly delivered.


There are some of the things that makes this Technology excites many people, especially on the financial industry.

Tapi teknologi ini tidak terbatas penerapannya hanya di dunia finansial.

Jika Anda memikirkan lebih dalam lagi, hampir semua bidang dalam kehidupan kita melibatkan Ledger atau Database dalam operasionalnya.

Think about Land Ownership.

It’s a just a big Ledger dengan catatan, siapa yang memiliki bidang tanah yang mana.

Manufacturing.

A Big Ledger of what machine produce what parts.

Logistic.

A Ledger of who deliver what.

Social Media.

A Ledger of who posting what content.

And on and on and on, you get the picture.

Sehingga Blockchain dapat diterapkan di banyak sektor lain selain keuangan.

Umumnya menggunakan Smart Contract dan dibangun di atas platform Ethereum.

Wtf is Smart Contract & Ethereum?

We’ll discuss it in the next parts 🙂

See you guys next week!


ps: for all the blockchain expert who reads this essay, ya I know, I left out many important technical parts like hashing, block size, private key, public key, wallet, etc.

But if I try to cram up all the nitty gritty stuff into this essay, there are a big chances, that this won’t be a readable essay for common people.

Sometimes it’s better to be overly-simple but understood, than to be overly-details with no one understand what the hell are you talking about :))

Baca juga: Code Meet Up #1: How to Actually Build a Decentralized Application (dApps) on Blockchain Network.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *