Awas! Kaspersky Temukan Malware Berbahaya Berbentuk Informasi Virus Corona

Teknologi.id . February 03, 2020

Informasi Virus Corona

Foto: CybersecAsia

Teknologi.id - Perusahaan keamanan siber asal Rusia, Kaspersky Lab menemukan adanya malware berbahaya yang mendompleng wabah virus Corona.

Malware tersebut dikirim melalui email dengan menyamar menggunakan file berupa video, dokumen dan PDF yang memuat informasi cara pencegahan virus Corona.

Baca juga: Kominfo Temukan 54 Hoaks Virus Corona, Penyebar Bisa Kena Sanksi

“Coronavirus, yang sedang dibahas secara luas sebagai berita utama, telah digunakan sebagai umpan oleh para pelaku kejahatan siber," kata Anton Ivanov, analis malware Kaspersky,dalam keterangan resminya, Senin (3/2/2020). 

Nama-nama file menyiratkan bahwa dokumen berisi instruksi video tentang cara melindungi diri dari virus, info terkini seputar ancamannya dan bahkan prosedur deteksi virus.

"Sejauh ini kami hanya melihat sejumlah 10 file unik, tetapi karena aktivitas demikian kerap terjadi dengan topik populer di media, maka kami memperkirakan kecenderungan ini akan bertambah." papar Anton. K

Berikut ini beberapa file terkait virus Corona:

1) Worm.VBS.Dinihou.r
2) Worm.Python.Agent.c
3) UDS:DangerousObject.Multi.Generic
4) Trojan.WinLNK.Agent.gg
5) Trojan.WinLNK.Agent.ew
6) HEUR:Trojan.WinLNK.Agent.gen
7) HEUR:Trojan.PDF.Badur.b

Ivanov menduga jenis malware berkedok dokumen soal virus Corona bisa bertambah banyak. Sebab virus Corona hingga saat ini merupakan bahan pembicaraan yang sedang populer.

Baca juga: Makin Banyak Pasien Virus Corona Sembuh, Apa Obatnya?

Untuk menghindari malware tersebut, Anton menyarankan masyarakat agar menghindari tautan mencurigakan, yang menjanjikan konten eksklusif tentang virus Corona. Ia mengatakan masyarakat sebaiknya merujuk ke sumber resmi untuk memperoleh informasi yang sah dan dapat dipercaya.

Selain itu Anton menambahkan, masyarakat juga harus jeli dalam melihat file-file mencurigakan, "Lihatlah ekstensi file yang diunduh. Dokumen dan file video seharusnya tidak dibuat dalam format .exe atau .lnk," kata dia.

(dwk)

author
0 orang menyukai ini
teknologi id bookmark icon

Berita Menarik Lainnya

Tinggalkan Komentar

0 Komentar