Sambut Metaverse, Pemerintah Buat Merah Putih Fund

Fabian Pratama Kusumah . December 24, 2021

Foto: Sekretariat Kabinet

Teknologi.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Gerakan Akselerasi Generasi Digital di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan itu, Jokowi meresmikan inisiatif Merah Putih Fund dan Indonesia Digital Tribe (IDT) sebagai bentuk komitmen pemerintah meningkatkan akselerasi generasi digital.

“Kita sekarang ini memiliki 2.319 start-up. Semakin hari semakin tambah, tambah, tambah terus. Kita memiliki satu decacorn. Kita memiliki tujuh unicorn, dan banyak sekali soonicorn yang nanti akan terus didorong agar naik menjadi unicorn dan decacorn,” ujarnya.

Program Merah Putih Fund dirancang sebagai respons tantangan disrupsi digital yang mengglobal.

Sebagaimana yang disinggung oleh Presiden Joko Widodo tentang kesiapan Indonesia menyambut era metaverse yang oleh Mark Zuckerberg disebut “digital metaverse”.

Ketua Komisi VI DPR RI menilai kehadiran Merah Putih Fund sebagai respons dari upaya pemerintah menyambut era disrupsi digital sehingga dapat mempercepat Indonesia dari ketertinggalan di dalam dunia teknologi.

“Merah Putih Fund menjadi jalan tercepat digital Indonesia untuk tidak ketinggalan di dunia teknologi,” kata Faisol Reza dikutip dari Berita satu hari Jumat (24/12/2021).

Sementara itu, PT Telkom Indonesia Tbk. bersama dengan tiga BUMN mematangkan rencana dan penyediaan dana investasi untuk modal ventura Merah Putih Fund.

Baca juga: Metaverse Booming di Luar Negeri, Bagaimana dengan Indonesia?

Perusahaan modal ventura gabungan ini akan mendorong lebih banyak perusahaan rintisan dalam negeri naik kelas menjadi unicorn atau menjadi perusahaan dengan valuasi di atas US$1 miliar.

Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Telkom Indonesia Ahmad Reza mengatakan Telkom Group bersama dengan 3 BUMN lain yang juga diberikan mandat terus mempersiapkan pembentukan Merah Putih Fund.

Selain Telkom dan Telkomsel, Merah Putih Fund akan melibatkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

(fpk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar