70 Persen Startup India Terancam Bangkrut 3 Bulan ke Depan

Sutrisno Zulikifli . May 19, 2020

Ilustrasi startup (iStockphoto)


Teknologi.id - Sebanyak 70% startup di India terancam bangkrut tiga bulan ke depan, jika situasi negara tidak kembali normal lantaran virus COVID-19. 70% startup itu cuma punya modal uang tunia yang disimpan di bank untuk operasional dan hanya bisa dipakai hingga tiga bulan ke depan.

Hanya ada 22% startup yang mampu bertahan hingga akhir tahun 2020. Sedangkan, 8% startup yang disebut bisa bertahan hingga sembilan bulan ke depan atau awal tahun 2021.

BACA JUGA: Startup Ini Berikan Santunan Kepada Masyarakat Terdampak COVID-19

Data itu dirilis oleh lembaga riset yang berbasis di Amerika Serikat, Nasscom. Riset ini melibatkan 2500 responden. Riset ini dilakukan mengingat, India merupakan salah satu komunitas startup terbesar di dunia.

Data itu juga mengungkap, jika 90% startup yang disurvei menghadapi penurunan pendapatan, di mana 30-40% memilih untuk menghentikan sementara operasional atau sedang dalam proses penutupan.

"Tiba-tiba saja pertumbuhan startup yang pesat ini dihantam pembatas jalan. Pembatas jalan itu Covid-19. Tidak ada makhluk hidup, bisnis, atau negara yang tidak terpengaruh pandemi ini," kata Debjani Ghosh, Presiden Nasscomm, dikutip dari TechCrunch, Selasa (19/5/2020).

Separuh dari startup yang disurvei sudah melakukan pemotongan gaji pegawai dan melakukan efisien dengan mengurangi pengeluaran pemasaran (marketing) dan seperempat dari mereka beralih ke vendor yang menawarkan biaya lebih rendah demi menghemat uang.

Sementara itu, sebagian besar startup masih berjibaku untuk mengakuisisi pelanggan dan pendapatan yang dihasilkan belum cukup untuk mendanai perusahaan. Mereka sangat tergantung pada dana investor.

BACA JUGA: Rupanya Wisnutama Hengkang dari Jabatan Komisaris Tokopedia

Masalahnya beberapa investor telah memperingatkan para startup dalam beberapa bulan ke depan mereka akan kesulitan mendapatkan modal baru. Hal inilah yang menimbulkan krisis uang tunai di startup untuk melanjutkan hidupnya.

Pada Awal bulan ini, pemerintah India telah mengumumkan paket stimulus sebesar US$266 miliar untuk menghidupkan kembali ekonomi negara. Para startup diizinkan untuk mengajukan permohonan guna dapatkan stimulus ini.

(sz)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar