Nicko Batubara, Founder dan CEO Pakdé: Selalu Belajar dari Siapapun, Dimanapun dan Kapanpun

Founder Pakdé (kiri ke kanan: Vyani, Nicko, Tito).

Halo Sobat Teknologi! Pada segment #SosokTeknologi di #SelasaMoodBooter kali ini, Teknologi.id akan mewawancarai Nicko Batubara selaku Founder dan CEO dari Pakdé.  Pakdé adalah startup di bidang logistik yang memberikan solusi end-to-end bagi para UMKM dan pedagang online dari mulai menyimpan barang dagangan hingga mengirimkannya ke konsumen masing-masing, serta manajemen stok hingga pergudangan.

Isi dari wawancara ini adalah ulasan dari bagaimana proses Nicko dan founder lainnya dalam mendirikan Pakdé, ide serta motivasi pendirian bisnis, validasi pasar, halangan dan rintangan, serta lain sebagainya. Yuk langsung saja kita simak hasil wawancara Teknologi.id dengan Nicko Batubara khususnya bagi kamu para calon entrepreneur atau first time entrepreneur!


Bagaimana awal mula ide mendirikan bisnis Pakdé?

E-commerce fulfillment di Amerika, China, dan India sudah sangat maju, bahkan pengembangan teknologi di perusahaan logistik di Luar Negeri sudah sampai tahap robotic atau autonomous delivery (including drone). Sedangkan di Indonesia, belum ada yang memberikan solusi logistik menyeluruh bagi UMKM Online. Pakdé berawal dari perbincangan saya dan kakak saya (Tito Batubara, salah satu Founder Pakdé). Sadar akan besarnya pasar dan potensi UMKM bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,  kami berdua bertekad untuk memajukan UMKM Indonesia dengan cara memulai bisnis dalam lingkup E-commerce fulfillment. Kenapa fulfillment? Fulfillment merupakan cost center bagi UMKM, Pakdé akan menjadi partner UMKM dalam meningkatkan efiensi bisnisnya melalui proses fulfilment yang lebih fleksibel dan efisien, Sehingga UMKM dapat fokus pada pengembangan produk dan marketing.

Siapa saja foundernya? Dan bagaimana proses para founder memvalidasi ide ke dalam kondisi real di pasar/industri Indonesia?

Founder Pakdé diantaranya Nicko Batubara, Tito Batubara, Vyani Manao.

Pada November 2016, Saya dan Tito masih berkerja di Citibank (sampai sekarang Tito masih berkerja hanya sebagai advisor Pakdé), Sedangkan Vyani, yang menyempurnakan ide bisnis Pakdé agar dapat direalisasikan sudah Fulltime mencari klien. Klien pertama kami adalah NAM Watches. Saya baru resign dari Citibank pada bulan Maret 2017.

Kami memulai operasional dari rumah saya dengan mempekerjakan 3 orang (termasuk ibu saya sebagai mandor, hehe). Namun dengan seiring pertumbuhan bisnis, rumah saya menjadi tidak nyaman karena penuhnya barang klien (sampai-sampai di ruang tamu). Hal itu mendorong kami mencari investor yang percaya pada kami, Kami bertemu dengan Rocky Joseph Pesik sebelum lebaran 2017, beliau bergabung dengan Pakdé pada bulan Oktober2017.

Sekarang Pakdé memiliki 30 klien dan 20 karyawan, dengan fasilitas gudang 300 m2 di Kelapa Dua Depok. Kami rencananya akan membuka gudang di Bandung sebelum lebaran 2018 dengan fasilitas yang lebih besar di Jakarta pada tahun ini.

Apakah tujuan, visi dan misi dari di bangunnya Pakdé?

Menjadi Solusi UMKM Indonesia pada bidang logistik yang efisien dan efektif. Kami percaya dengan proses operasional yang baik dapat membantu UMKM bersaing dengan persaingan global.

Bisa ceritakan rintangan dan tantangan yang paling berkesan dalam menjalankan Pakdé?

Karena background kami dari korporasi (Vyani dari Nestle), kami belum memiliki pehamanan terhadap bisnis UMKM Indonesia, karena variasi dari bisnis ke bisnis lainnya sangatlah jauh. Kami terus berusaha untuk belajar dan memberikan value kepada tiap (calon) klien kami.

Seiring berjalannya waktu, kami lebih memahami jalan bisnis UMKM, kami mulai mendapatkan kepercayaan dari klien – klien kami.

Bagaimana cara Anda melewati tantangan tersebut dan terus jalan membangun bisnis Pakdé?

Jangan malu bertanya, kami terus menggali ilmu dari pelaku UMKM indonesia dan juga ahli – ahli pada tiap bidangnya. Pak Rocky yang memiliki banyak pengalman di logistik dari DHL dan Caraka selalu membimbing kami untuk menjadi lebih baik.

Kami percaya bahwa cerita dan pengalaman dari setiap individu adalah inspirasi, maka bisakah bagikan quote atau prinsip yang di pegang oleh Nicko Batubara untuk dapat terus fokus menggapai mimpi atau tujuannya?

Selalu belajar dari siapapun dimanapun dan kapanpun, walau saat belajar kita sering melakukan kesalahan dan apabila hal itu diperbaiki, itu akan membuat diri kita berkembang dan juga perusahaan.


Nah itu dia sekilas wawancara Teknologi.id dengan Nicko Batubara, Founder dan CEO dari Pakdé. Dari wawancara ini kita bisa ambil kesimpulan bahwa untuk membangun sebuah bisnis itu kita tidak boleh lelah belajar, dari siapapun, dimanapun dan kapanpun. Serta, jangan malu bertanya terlebih seputar bidang yang kamu minati langsung dari ahlinya! (nks)

Baca juga: Melvin Mumpuni, Founder Finansialku.com: Patience, Persistence, Determination.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *