Januar Triandy Nur Elsan, Pengembang Sistem Berbasis Kinect untuk Terapi Obesitas

Halo Sobat Teknologi! Pada segment #SosokTeknologi di #KamisInspirasi kali ini, Teknologi.id mendapatkan kesempatan mewawancarai Januar Triandy Nur Elsan atau biasa disapa Januar yang merupakan mahasiswa jurusan S1 Teknik Informatika di Telkom University.

Januar adalah mahasiswa berprestasi yang berhasil meraih 1st Winner of Telemedicine Innovation Challenge 2017 yang diadakan di Monash University, Malaysia. Disamping kesibukannya berkuliah, Januar saat ini juga sedang disibukkan oleh berbagai proyek terkait bidang kesehatan dan juga pendidikan. Tak hanya itu, meskipun saat ini Januar masih aktif sebagai mahasiswa, ia juga aktif menjalankan bisnis Software House yang ia dirikan.

Yuk, langsung saja kita simak hasıl wawancara Teknologi.id dengan Januar selengkapnya khususnya bagi kamu yang juga memiliki minat untuk menggeluti bidang Telemedicine!


Halo Januar, bisa perkenalkan diri dan jelaskan kegiatan apa yang sekarang sedang Januar kerjakan?

Hello World! Nama lengkap saya Januar Triandy Nur Elsan, biasa dipanggil Januar, lahir dan besar di kota “Daeng” Makassar. Saya anak ke-3 dari 3 bersaudara. Bercita-cita menjadi Professional Game Developer. Kesibukan saat ini mengerjakan Tugas Akhir dan menjalankan Ayaide Software House.

Januar pernah menjuarai Telemedicine Innovation Challenge 2017 di Malaysia, bisa ceritakan pengalaman Januar mengikuti kompetisi tersebut?

Project To-Do Diet, sistem berbasis kinect untuk terapi obesitas, mengantarkan saya dan tim KnocKnock Telkom University (Tel-U) meraih juara satu Telemedicine Innovation Challenge (TIC) 2017 di Monash University Malaysia, Selangor, Malaysia.

Telemedicine Innovation Challenge (TIC) 2017 merupakan bagian dari rangkaian acara Telemedicine Conference 2017, Monash University Malaysia. TIC bertujuan memberikan wadah bagi para inovator baik dari kalangan industri maupun universitas untuk menampilkan inovasi mereka dalam bidang kesehatan dan teknologi. Kegiatan ini sudah memasuki tahun ketiga dengan peserta dari beberapa negara di ASEAN.

Tim KnocKnock dari Telkom University saat TIC.

Beberapa pengunjung dari industri, seperti NFC Labs, Kementrian Kesehatan Malaysia menawarkan kerjasama untuk pengembangan produk yang telah kami buat.

Hal yang paling membanggakan bagi saya adalah, pada sesi awarding, Tim kami meraih Juara 1 tepat pada tanggal 17 Agustus 2017 Hari Kemerdekaan Indonesia. Kami mengibarkan merah putih dan mendedikasikan juara ini sebagai hadiah untuk kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain TIC 2017, Project To-Do Diet ini juga membawa kami menjadi Finalist Pada ajang APICTA (Asia Pacific ICT Alliance) 2017 Dhaka, Bangladesh.

Tim KnocKnock dari Telkom University saat pengumuman pemenang TIC.

Selain mengikuti kompetisi, apakah Januar pernah mengerjakan projek terkait Telemedicine atau projek lainnya?

 Saat ini saya sedang mengerkan Tugas Akhir berupa Game berbasis Kinect untuk peningkatan Motorik kasar anak. Tugas Akhir ini merupakan inspirasi dari pengembangan produk To-Do diet yang saya bawa di ajang TIC 2017.

Selain itu, saya juga sedang mengerjakan beberapa projek dibidang kesehatan dan pendidikan.

Bisa Januar ceritakan tentang projectnya?

Salah satu projek kesehatan yang sedang saya kerjakan adalah, aplikasi Kebidanan, dimana Bidan dan Calon Ibu dapat saling bertukan informasi tentang kehamilan si Calon Ibu. Calon ibu pun tidak perlu lagi membawa buku data kehamilan setiap melakukan medical check-up. Karena semua data terhimpun dalam aplikasi tersebut

Pada bidang pendidikan, saya juga mengerjakan aplikasi tes/ujian online untuk siswa (sekolah), sehingga Guru dan Siswa dapat melakukan ujian tanpa memerlukan kertas dan memudahkan guru untuk mendata hasil jawaban siswa.

Apa rencana Januar ke depannya?

Saat ini saya menjadi CEO & Founder di Ayaide Software House, saya berharap dapat membawa Ayaide menjadi salah satu pemain di bidang Teknologi yang memberikan solusi dan inovasi untuk kemajuan Negeri.


Sekian hasil wawancara Teknologi.id dengan Januar, mahasiswa berprestasi  yang aktif menelurkan karya teknologi di bidang kesehatan serta pendidikan dan mempunyai cita-cita untuk memberikan inovasi serta solusi bagi permasalahan Negeri melalui teknologi. Bagaimana dengan kalian Sobat Teknologi? Apa minat teknologimu? (nks)

Baca juga: Dani Agung Prastiyo, dari Pengembang Aplikasi Penanganan Aritmia pinga Kompetisi Cyber Security.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *