Seekor Kucing di Inggris Positif COVID-19

Indah Mutia Ayudita . July 28, 2020

Ilustrasi. Foto: Antara

Teknologi.id - Sebuah kasus Covid-19 di Inggris menjadi kasus pertama yang melibatkan hewan peliharaan di negara tersebut.

Seekor kucing peliharan dinyatakan positif Covid-19 setelah pemiliknya dites positif untuk virus yang sama. Keduanya kini telah membaik dan petugas kesehatan menyebutkan kasus ini sangat langka dan tidak perlu dikhawatirkan.

Kepala Dokter Hewan Inggris, Christine Middlemiss menyebutkan: "Kejadian ini adalah kejadian yang sangat langka. Hewan yang teinfeksi menujukan gejala ringan dan akan sembuh dalam beberapa hari. Tidak ada bukti yang menyebutkan bahwa hewan peliharaan bisa menyebarkan virus kepada manusia secara langsung. Kami akan terus memonitor situasi ini dan memperbarui petunjuk untuk para pemilik hewan peliharaan jika situasi memburuk."

Baca juga: Manfaatkan Koneksi Bluetooh, Linux Bikin Aplikasi Pelacak Covid-19

Yvonne Doyle, pemimpin Kesehatan Masyarakat Inggris bagian perlindungan kesehatan, menyarankan untuk membasuh tangan secara rutin, termasuk sebelum dan sesudah melakukan kontak dengan hewan peliharaan.

Pasalnya, bulu pada hewan bisa menjadi wadah bersarangnya virus jika sebelumnya melakukan kontak dengan seseorang yang sakit.

Seorang dokter hewan swasta didiagnosis terjangkit virus herpes kucing, sebuah infeksi penafasan yang umum dialami kucing. Namun, sampel dari dokter tersebut diuji untuk mengetahui apakah terjangkit virus Sars-Cov-2 juga.

Secara keseluruhan, kasus ini bukan yang pertama di dunia. Sebelumnya, di Eropa, Amerika Utara, dan Asia ada sejumlah kecil kasus hewan-hewan yang positif Covid-19.

Baca juga: Pengguna Fitbit Bisa Bantu Penelitian Covid-19 dengan The Mass Science

"Saran kami kepada para pemilik hewan peliharaan baik yang positif terjangkit Covid-19 maupun baru berupa gejala, batasi kontak dengan hewan peliharaa  untuk mencegah penyebaran virus, dan selalu terapkan kebersihan seperti mencuci tangan secara teratur." kata Daniella Dos Santos, Presiden Asosiasi Dokter Hewan di Inggris.

"Kami juga menyarankan untuk menyimpan kucing mereka di dalam ruangan jika memungkinkan. Perlu dipahami juga karena beberapa kucing tidak bisa tinggal di dalam ruangan sendirian karena stress," tambahnya.

(im)

author
0 orang menyukai ini
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar

Berita Menarik Lainnya