Mars Dihantam Meteor! Begini Rekaman Suaranya yang Direkam oleh Robot NASA

Aji Reza Mahendra . September 21, 2022

Foto: NASA/JPL-Caltech

Teknologi.id - Mars dihantam oleh meteor dan suaranya direkam oleh robot pendarat Mars NASA yaitu InSight Lander. Peneliti juga telah berhasil mengindentifikasi kawah yang merupakan jejak hantaman meteor tersebut.

Diluncurkan pada 5 Mei 2018, InSight merupakan sebuah robot yang dibuat oleh NASA yang berhasil mendarat di planet Merah pada November di tahun yang sama. Dilengkapi dengan sensor akustik, InSight dapat mendekteksi gempa dan getaran di permukaan planet Mars.

InSight pernah berhasil mendeteksi gempa terbesar yang terekem di luar bumi yaitu sebesar 5 magnitudo pada Mei 2022. Hingga saat ini InSight dalam misinya telah berhasil mendeteksi lebih dari 1300 gempa di Mars atau disebut juga marsquake.

Hampir seluruhnya gempa yang direkam di Mars adalah gempa teknonik, yaitu gempa yang dihasilkan dari gerakan kerak Mars. Sangat sedikit atau jarang sekali gempa yang dihasilkan oleh meteor dan hal ini membuat para peneliti bingung sebab posisi Mars yang dekat dengan sabuk asteroid harusnya punya meteor lebih banyak.

Baca juga: Anakmu Susah Belajar? Mungkin Robot Ini Bisa Membantumu!

Foto: NASA

Setelah diam di suatu wilayah di Mars yang dinamakan Elysium Planiti sejak 2018, InSight akhirnya mendengar hantaman meteor untuk pertama kalinya. Total ada empat 'suara' dari meteorid yang berhasil dideteksi oleh InSight.

Meteorid yang berhasil meninggalkan suara terbesar terjadi pada September 2021 dan meninggalkan suara yang terekam oleh InSight. Bahkan meteor tersebut menciptkan tiga jejak kawah berjarak sekitar 85 hingga 290 km dari lokasi InSight berada.

Satelin lain yang mengorbit Mars, Mars Reconnaissance Orbiter mengonfirmasi titik tersebut dan mengambil foto tiga jejak hantaman meteor.

Baru setelah data dikumpulkan dan dianalisis, ilmuwan menemukan tiga hantaman meteor lain beserta lokasi jatuhnya. Meteor-meteor tersebut masing-masing jatuh pada 27 Mei 2020; 18 Februari 2021; dan 31 Agustus 2021.

Foto: NASA/JPL-Caltech

"Setelah tiga tahun InSight menunggu untuk mendeteksi dampak, kawah itu tampak indah," kata Ingrid Daubar dari Brown University, rekan penulis makalah dan spesialis dampak Mars, dikutip dari Kumparan, 21 September 2022.

Peneliti mempublikasi hasil penelitian ini di nature Geoscience per 10 September 2022.

(arm)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar