Kabar Baik, Kalbe Farma Uji Klinis Vaksin COVID-19 Juli Mendatang

Sutrisno Zulikifli . May 31, 2020

Ilustrasi vaksin corona (Foto: Fresh Daily)


Teknologi.id - Perusahaan farmasi internasional asal Indonesia, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) bakan melakukan uji klinis vaksin COVID-19. Bekerja sama dengan perusahaan bioteknologi asal Korea Selatan, Genexine, vaksin tersebut rencananya diuji pada Juli mendatang.

Hal ini merupakan kabar baik di tengah ketidakpastiannya vaksin yang juga sedang dikembangkan oleh beberapa negara terdampak, seperti China dan Amerika Serikat.

BACA JUGA: Berapa Lama Antibodi Kuat Lawan Corona?

Uji klinis vaksin dengan nama GX-19 mencakup pengembangan vaksin DNA terhadap virus corona baru oleh konsorsium Genexine, Binex, the International Vaccine Institute (IVI), GenNBio, the Korea Advanced Institute of Science & Technology (KAIST), dan Pohang University of Science & Technology (POSTECH).

“Kerja sama pengembangan vaksin Covid-19 ini merupakan kontribusi Kalbe untuk membantu pemerintah mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia," kata Sie Djohan, Direktur Kalbe Farma lewat siaran persnya, Jumat lalu (29/5/2020).

Sie Djohan berharap dengan penelitian dan pengembangan vaksin COVDI-19 bisa membuahkan hasil, sehingga kebutuhan vaksin di Indonesia dapat terjamin ketersediaannya.

Riset vaksin ini sebelumnya telah dilakukan kepada primata, dan telah terbukti menghasilkan antibodi yang mampu menetralisir virus Corona Baru, sehingga tahap berikutnya akan diuji kepada manusia.

Sie Djohan juga menambahkan, Kalbe akan menggandeng lembaga pemerintah untuk berkolaborasi mengembangkan vaksin COVID-19 ini sehinggga proses penelitiannya berjalan lancar dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan kesehatan masyarakat Indonesia.

BACA JUGA: Perusahaan Farmasi China Siap Produksi 100 Juta Vaksin COVID-19 Per Tahun

Sebagai informasi, PT Kalbe Farma Tbk Menjalin kerja sama dengan Genexine Inc, perusahaan obat biologi asal Korea Selatan, membentuk PT Kalbe Genexine Biologic (KGBio), sebuah perusahaan joint venture dalam mengembangkan dan membuat bahan baku obat-obatan bioteknologi di Indonesia.

Hingga Minggu (31/5/2020), berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19, jumlah kasus positif corona di Indonesia telah mencapai 26.473. Ada 1.613 yang dinyatakan meninggal dunia dan 7.308 yang dinyatakan sembuh.

(sz)


teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar

Berita Menarik Lainnya

Berita Terpopuler