China Buka Markas Simulasi Planet Mars di Gurun Gobi

planet mars
Foto: REUTERS/Thomas Peter

Teknologi.id – Sebuah markas simulasi planet Mars yang dibangun di gurun Gobi China telah secara resmi dibuka. Markas ini dinamai C-Space Project Mars.

C-Space Project Mars terletak 40 km dari pusat kota Jinchang di provinsi Gansu, China. Lingkungan di sekitar markas ini berupa gurun yang kering, berpasir, dan kemerahan yang mirip dengan permukaan Mars.

Lokasi gurun dipilih untuk mensimulasikan lanskap dan kondisi keras kehidupan di Mars. Markas ini juga dibangun sedemikian rupa sehingga dapat menyerupai koloni di Planet Mars.

Baca juga: Awal dan Akhir dari Bintang dan Planet 

Markas ini menempati area seluas seperlima lapangan rugby dan memiliki modul yang saling terhubung lengkap dengan rumah kaca dan ruang dekompresi tiruan.

C-Space Project Mars merupakan inisiatif yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan media dan pemerintah provinsi Gansu untuk. Tujuan dibangunnya markas ini adalah untuk meningkatkan pariwisata di daerah tersebut. Mereka menargetkan dapat menarik hingga 2 juta turis per tahun pada tahun 2030.

Foto: REUTERS/Thomas Peter

Simulator ini baru saja dibuka pada hari Rabu (17/4/2019). Pengunjung pertamanya adalah 100 remaja yang sedang dalam perjalanan sekolah yang diberikan tur selama lima jam untuk melihat fasilitas interior dan eksteriornya.

“Saya sangat gembira bisa berada di sini. Kami melihat monolith, kawah, dan gua. Ini lebih bagus dari Mars yang saya bayangkan” kata seorang pelajar berusia 13 tahun dari kota Jinchang, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/4/2019).

Baca juga: Ilmuwan Eropa Temukan Planet Penuh Batu Permata 

Walaupun tujuan utama dibangunnya simulator ini adalah untuk menjadi tempat wisata, fasilitas ini juga telah bekerjasama dengan Astronauts Center of China. Tujuannya, mengubah fasilitas ini menjadi pusat pelatihan astronot.

Tidak hanya itu, fasilitas ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi anak muda di China tentang pencapaian program antariksa yang dilakukan negara mereka.

“Kami berharap pangkalan luar angkasa ini membuat mereka merasakan semangat eksplorasi ruang angkasa, dan tidak hanya merasakan teknologi di baliknya,” ujar CEO Jinchang Star Universe Culture & Tourism Investment Co, Bai Fan.

(DWK)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *