China Ajukan Paten Gunakan Remdesivir untuk Lawan Virus Corona

Teknologi.id . February 06, 2020

Foto: Shanghai Daily

Teknologi.id - China dikabarkan mengajukan hak paten baru terkait penggunaan obat eksperimental dari Gilead Sciences Inc. untuk melawan infeksi virus Corona (2019-nCov).

Obat bernama ‘remdesivir’ tersebut  diyakini para ilmuwan China sebagai salah satu obat yang paling berpotensi memerangi wabah Corona yang kini telah merenggut 565 nyawa. 

Baca juga: Segera Hapus! 24 Aplikasi Berbahaya Ini Bawa Malware Jahat di Ponselmu

Remdesivir sejauh ini memang belum mendapatkan lisensi di negara manapun. Namun, Gilead didesak untuk menguji obat tersebut kepada manusia karena indikasi awal menunjukkan obat ini sangat efektif memerangi virus Corona. 

Dalam pernyataan yang dimuat di situs Institut Virologi di Wuhan, Tiongkok, pengajuan paten untuk obat itu ternyata sudah dilakukan sejak 21 Januari 2020.

Para ilmuwan menemukan bahwa kombinasi remdesivir dan chloroquine sangat efektif dampaknya ketika diuji coba ke virus Corona di laboratorium. Laporan para ilmuwan tersebut diterbitkan di jurnal Cell Research, Selasa (4/2).

Berbeda dengan remdesivir yang merupakan antivirus terbaru, chloroquine adalah obat antimalaria yang dikenal sejak 80 tahun yang lalu. 

Baca juga: Cara Google Maps Menentukan Kemacetan Lalu Lintas di Suatu Tempat

China sudah bisa memproduksi chloroquine-nya sendiri sehingga mereka tinggal membutuhkan paten untuk menggunakan remdesivir.

Namun hingga sejauh ini, masih belum ada konfirmasi dari pihak yang berwenang, apakah mengabulkan paten penggunaan obat tersebut atau tidak. 

(dwk)


author
0 orang menyukai ini
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar

Berita Menarik Lainnya