Bill Gates Ternyata Pernah Singgung CO2 dan Vaksin untuk Kontrol Populasi Manusia

Teknologi.id . June 02, 2020

Foto: The Sun

Teknologi.id - Setelah sebelumnya teori konspirasi mengenai Bill Gates sebagai dalang di balik wabah COVID-19 menyoroti pidatonya pada TED Talks tahun 2015, kini kembali terungkap bahwa pemilik Microsoft tersebut pada 2010 juga pernah berbicara mengenai pengontrolan populasi manusia.

Pada saat itu, Bill Gates juga tampil sebagai pembicara di TED Talks dengan membawakan tema 'Innovating to Zero'. Dalam pidatonya, ia membahas tentang CO2 dan vaksin sebagai salah satu peran penting dalam hal kontrol pertumbuhan populasi.

"Hari ini, dunia memiliki 6,8 miliar orang. Ini akan meningkat menjadi 9 miliar. Sekarang, jika kita melakukan pekerjaan, baik dalam pengerjaan vaksin baru maupun penyediaan layanan kesehatan dan layanan kesehatan reproduktif, kita bisa menurunkan itu (pertumbuhan populasi), kemungkinan 10 persen atau 15 persen," ujarnya kala itu.

Baca juga: WHO Umumkan Adanya Wabah Ebola Baru di Kongo

Semua ucapan tersebut kala itu mungkin hanya sebatas angin lalu bagi para masyarakat awam, namun setelah sekian tahun, semua penjabaran Bill Gates tersebut seakan menuntun terciptanya konspirasi pengontrolan populasi melalui COVID-19.

Dalam pidatonya, Bill Gates menjelaskan keterkaitan CO2, vaksin, serta laju pertumbuhan penduduk dengan formula CO2=P x S x E x C.

Dari rumus tersebut, dijabarkan bahwa bila ingin mendapatkan CO2 di angka nol, Bill Gates menyebut ada peranan people (jumlah orang di dunia), service (layanan per orang), energy (energi per layanan), dan CO2 per unit.

Ia pun lantas merinci bahwa CO2 membawa pengaruh pada kesehatan di mana perubahan iklim berpengaruh pada curah hujan yang mengarah pada ketidakpastian, seperti kekeringan yang mengakibatkan kelaparan, sehingga mampu memperlambat pertumbuhan populasi manusia.

Sedangkan vaksin juga akan membantu mengurangi angka kematian di negara berkembang yang akan memperlambat angka pertumbuhan penduduk karena mempengaruhi keputusan orang tua untuk mempunyai anak.

Baca juga: Cuitan-nya Ditandai Sebagai Hoax, Trump Ancam Akan Tutup Twitter

Dibela Istri

Menanggapi simpang siur terkait pernyataan terdahulu tersebut, istri Bill Gates, yakni Mellinda Gates pun membela suaminya.

Dilansir dari Gates Notes, Mellinda menyebut bahwa yang dimaksud suaminya adalah untuk menyelamatkan masa depan anak-anak dengan menggunakan vaksin ampuh serta mengurangi paparan CO2 yang berlebihan, sehingga mempunyai harapan hidup yang lebih tinggi agar para orang tua mempertimbangkan untuk memiliki sedikit anak.

Harapannya tentu saja agar pertumbuhan populasi manusia dapat ditekan.

"Menyelamatkan nyawa anak-anak adalah tujuan pekerjaan global kami... jika orang tua percaya anak mereka akan bertahan hidup dan jika mereka punya kontrol waktu dan jarak kehamilan mereka, mereka memilih memiliki sedikit anak," kata Melinda.

(dwk)

teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar

Berita Menarik Lainnya

Berita Terpopuler