Angin Segar di Tengah COVID-19, Biaya Perawatan Gratis hingga Melonjaknya Jumlah Pasien Sembuh

Teknologi.id . April 17, 2020
Foto: MASALEMBO


Teknologi.id - Sejak kasus pertama pasien positif COVID-19 diumumkan Pemerintah Indonesia pada 2 Maret lalu, jumlah kasus positif terus bertambah dari hari ke hari.

Hingga hari Kamis (16/4) kemarin, jumlah kasus positif di seluruh Indonesia mencapai 5.516. Itu berarti ada penambahan 380 orang dari hari sebelumnya 5.136 kasus positif. 

Meskipun begitu, disamping terus bertambahnya jumlah kasus positif, beberapa kabar baik terkait pandemi COVID-19 juga terus bermunculan, mulai dari gratisnya tes PCR dan biaya perawatan pasien positif hingga melonjaknya jumlah pasien sembuh melampaui pasien meninggal.

Baca juga: Pertanda Baik! COVID-19 Mereda, Beberapa Negara Buka Lockdown

1. Biaya Perawatan Pasien Positif Gratis

Foto: Tempo


Pemerintah baru saja mengeluarkan kebijakan untuk membantu pasien positif COVID-19 dengan menanggung seluruh biaya perawatan.

"Yang terpenting Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah dengan skema yang telah ditentukan menanggung biaya perawatan seluruh pasien COVID-19," kata Yuri dalam keterangannya di Kantor BNPB, Jakarta.

2. Tes PCR Gratis

Foto: Tempo


Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 bekerja sama dengan PT Kalbe Farma Tbk menghadirkan layanan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) COVID-19 secara gratis. Tes tersebut dapat dilakukan di rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk pemerintah.

"Hari ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mendapatkan dukungan dari Kalbe Farma Tbk, yang telah menyediakan laboratorium pemeriksaan PCR untuk penderita COVID-19 dengan kapasitas 8.000 tes per bulan, dan ini gratis untuk rumah sakit rujukan," ujar Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Lilik Kurniawan di BNPB.

Baca juga: Dosen UGM Buat Bilik Swab COVID-19 Guna Kurangi Kebutuhan APD

3. Alat Tes Kemenristek Deteksi COVID-19 dalam 15 Menit

Foto: BPPT


Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) mengembangkan dua alat tes COVID-19 yang diklaim bisa hasilkan diagnosa dalam 15 menit.

Kedua alat tes tersebut adalah RDT IgD IgM dan RDT micro chip, yang siap diproduksi hingga 100 ribu alat per bulan.

"Kit pertama disebut RDT IgD IgM. Saat ini sudah dikembangkan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan dapat diproduksi hingga 100.000 kit dalam waktu sebulan. Hasil tes bisa dilihat dalam waktu 15 menit," kata Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro dalam keterangannya.

4. Lonjakan Pasien Sembuh Lampaui Angka Kematian

Foto: MASALEMBO


Untuk pertama kalinya sejak tanggal 17 Maret, penambahan jumlah pasien COVID-19 yang sembuh jauh lebih banyak dari jumlah pasien yang meninggal.

"Penambahan pasien sembuh hari ini ada 102 orang, total 548 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, di Gedung BNPB, Kamis (16/4).

Sedangkan pasien COVID-19 yang meninggal bertambah 27 kasus dari hari sebelumnya, sehingga total meninggal menjadi 496 orang.

(dwk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar