Elon Musk Terancam Denda Rp.133 Triliun Karena Hal Ini

Muhammad Iqbal Mawardi . October 13, 2021


Foto: Wallpaper Cave

Teknologi.id – CEO dari perusahaan mobil Tesla, Elon Musk kabarnya terancam harus membayar denda sekitar USD 9,4 miliar atau setara dengan Rp. 133 triliun.

Rupanya, Musk digugat ke pengadilan oleh seorang investor yang membuatnya harus membayar denda tersebut karena kasus akuisisi Tesla atas SolarCity. Musk disebut hanya memperkaya keluarga, sehingga akuisisi tersebut dianggap tidak adil.

Kendati begitu, kuasa hukum Musk mengatakan bahwa proses akuisisi telah berjalan sesuai dengan ketentuan dan disetujui oleh 85% pemegang saham.

Baca juga: Elon Musk Mau Buat Pabrik Tesla di Mars, Kapan?

"Musk tidak bisa mengatur proses akuisisi, direksi, atau pemegang saham Tesla," ujarnya dikutip dari New York Post.

Di tahun 2017, pemegang saham Tesla menggugat Elon Musk atas tuduhan Tesla membayar dengan jumlah yang lebih besar dibanding kebutuhan akuisisi.

Gugatan ini ditujukan ke dana pensiun, serikat pekerja, dan manajer aset. Mereka menganggap proses penyelamatan SolarCity dilakukan karena perusahaan dikendalikan oleh sepupu Elon Musk.

Kesepakatan atas SolarCity tersebut bernilai USD 2,6 miliar atau sekitar Rp. 37 triliun, dan kesepakatan ini disebut tidak transparan sehingga Musk diharuskan mengembalikan saham kepada perusahaan.

Musk mengakuisisi SolarCity sebagai salah satu upaya guna menciptakan energi bersih di masa depan. Tesla juga memiliki layanan pembangkit listrik tenaga surya melalui sebuah atap yang telah dikombinasikan dengan baterai buatan Tesla.

Musk sendiri merupakan direktur Tesla terakhir yang ada dalam kasus ini setelah rekan-rekannya menyetujui penyelesaian klaim investor senilai USD 60 juta atau sekitar Rp. 855 miliar pada tahun lalu.

Jika hakim memutuskan untuk melawan, itu artinya Musk diharuskan membayar ganti rugi dari kantongnya sendiri. Setiap pemulihan dari Musk kedepannya akan masuk ke pundi-pundi Tesla, bukan lagi ke kantong pribadi Musk.

(MIM)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar
Berita Terpopuler