Tesla akan Menarik 475.000 Mobil di AS

Fikriah Nurjannah . January 04, 2022

Foto: bbc

Teknologi.id – Berdasarkan dokumen yang diajukan ke regulator keselamatan AS, Tesla akan menarik lebih dari 475.000 mobil di AS.

Perusahaan kendaraan listrik itu mengumumkan penarikan 356.309 kendaraan karena potensi masalah kamera belakang yang mempengaruhi Tesla Model 3 tahun 2017-2020.

Sebanyak 119.009 kendaraan Model S juga akan ditarik karena potensi masalah dengan bagasi depan, atau boot. Dalam laporan Reuters, angka penarikan total hampir setara dengan 500.000 mobil yang dikirimkan Tesla tahun lalu.

Sebuah laporan keselamatan, yang dikirimkan bulan ini, memperkirakan bahwa sekitar 1% dari Model 3 yang ditarik mungkin memiliki kamera tampak belakang yang cacat.

Baca Juga: OS Blackberry Berhenti Total Pada Januari 2022

Seiring waktu, "pembukaan dan penutupan tutup bagasi yang berulang" dapat menyebabkan penggunaan yang berlebihan (keausan) pada kabel yang menyediakan umpan kamera tampak belakang, kata laporan Safety Recall yang disampaikan oleh Tesla kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di AS pada tanggal 21 Desember.

Dalam catatan laporan tersebut juga dikatakan bahwa, jika penggunaan yang berlebihan (keausan) menyebabkan inti kabel terpisah "umpan kamera tampak belakang tidak terlihat pada tampilan tengah." Hilangnya tampilan kamera tinjauan dapat "meningkatkan risiko tabrakan", tambahnya.

Penarikan Model S melibatkan kendaraan yang diproduksi antara tahun 2014 hingga 2021. Beberapa di antaranya mungkin memiliki masalah dengan "kait (grendel) sekunder" di bagasi depan, atau bagasi.

Dalam laporan Safety Recall lainnya, yang juga diajukan pada 21 Desember, Tesla mencatat kesalahan itu bisa berarti, jika kait (grendel) utama terlepas secara tidak sengaja, bagasi depan "dapat terbuka tanpa peringatan dan menghalangi visibilitas pengemudi, meningkatkan risiko kecelakaan"

Sekitar 14% dari Model S yang ditarik mungkin memiliki cacat, catatan laporan tersebut.

Dalam kedua kasus tersebut, laporan tersebut menyatakan bahwa "Tesla tidak mengetahui adanya kecelakaan, cedera, atau kematian" yang berkaitan dengan potensi kesalahan.

Baca Juga: Mengapa Cache & Cookie dalam Browser Harus Rutin Dibersihkan?

Fitur Passenger Play

Pekan lalu Tesla setuju untuk membuat perubahan pada fitur Passenger Play-nya, yang memungkinkan game dimainkan di layar sentuhnya saat mobil sedang bergerak.

Terkait hal tersebut perusahaan mengambil tindakan setelah penyelidikan yang diluncurkan oleh NHTSA. Saat ini, fitur tersebut akan terkunci dan tidak dapat digunakan saat mobil bergerak.

(fnj)

author1
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar