Pemerintah Mau Ganti Gas LPG dengan DME, Berapa Harganya?

Fabian Pratama Kusumah . January 08, 2022

Foto: ESDM

Teknologi.idPemerintah berencana mengganti Liquified Petroleum Gas (Elpiji) menjadi Dimethyl Ether (DME) untuk masyarakat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut akan ada konversi penggunaan Elpiji menjadi produk hilirisasi batubara berupa Dimethyl Ether (DME).

Arifin menargetkan, penggantian konsumsi dari LPG ke DME akan berlangsung pada tahun 2035.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Kementerian ESDM, Sujatmiko mengatakan, gasifikasi batubara untuk menghasilkan DME dilaksanakan karena kebutuhan Elpiji yang semakin meningkat.

Saat ini, sebanyak 75 persen hingga 78 persen dari konsumsi Elpiji dalam negeri masih dipenuhi dari impor.

"Produk hilirisasi batubara berupa DME dapat mensubstitusi LPG sedangkan methanol untuk menggantikan bahan baku industri kimia," kata Sujatmiko dikutip dari Kompas.

Dikutip dari Balitbang Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian ESDM, Dimethyl Ether atau DME adalah produk hilirisasi batu bara.

DME berbentuk gas pada temperatur lingkungan (ambient temperature), dan dapat dicairkan seperti halnya Liquefied Petroleum Gas (LPG) sehingga infrastruktur untuk LPG dapat juga digunakan untuk DME.

Konversi energi ini mampu menghemat pengeluaran negara hingga Rp20 triliun per tahun.

Baca juga: Daftar Perusahaan Teknologi paling Ramah Lingkungan di AS

Selama ini pemerintah mengimpor LPG sebesar 5,5 juta hingga 6 juta ton per tahun. Di saat yang sama, pemerintah juga menghabiskan sekitar Rp12 triliun per 1 juta ton untuk memberikan subsidi bagi warga tidak mampu.

Sayangnya hingga saat ini, belum ada harga pasti untuk DME. Pasalnya, penetapan harga DME harus mempertimbangkan kebutuhan dan kepentingan banyak pihak.

Meski demikian, batas atas harga DME tidak boleh lebih dari harga LPG yang berlaku saat ini dan tidak boleh terlalu rendah.

Sebagai gambaran, harga LPG di pasaran dunia yaitu USD 850 per ton. Sementara harga DME lebih rendah yaitu sekitar USD 650 sampai USD 700 per ton.

(fpk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar