Olympic Virtual Series, Harapan E-Sport untuk Olimpiade

Muhammad Iqbal Mawardi . May 04, 2021


Foto: Wallpaper Access 

Teknologi.id – Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah mengumumkan serangkaian acara olahraga virtual baru yang akan berlangsung menjelang Olimpiade Tokyo, yang disebut 'Olympic Virtual Series'.

Acara ini rupanya tidak akan membuat League of Legends atau Counter-Strike: Global Offensive diakui sebagai olahraga Olimpiade. Yang terjadi adalah IOC bermitra dengan lima federasi olahraga internasional untuk menyelenggarakan kompetisi virtual dalam permainan yang menampilkan olahraga mereka.

'Olympic Virtual Series' akan dimulai pada 13 Mei dan akan berlangsung hingga 23 Juni. Berikut adalah daftar federasi dan game apa yang akan mereka adakan untuk acara, seperti yang kita ketahui sejauh ini:

  1. Fedration Internationale de l'Automobile akan menyelenggarakan kompetisi Gran Turismo
  2. Union Cycliste Internationale akan menyelenggarakan kompetisi untuk Zwift, yang menawarkan kursus bersepeda dan lari virtual untuk digunakan dengan olahraga dalam ruangan
  3. The World Baseball Softball Confederation akan menyelenggarakan kompetisi untuk Konami's eBaseball Powerful Pro Baseball 2020
  4. World Sailing akan menjadi tuan rumah kompetisi untuk Virtual Regatta, sebuah game simulasi berlayar dan regatta online
  5. World Rowing belum secara resmi melansir game apa yang akan digunakan; siaran pers hanya mengatakan secara samar bahwa akan ada game untuk olahraga satu ini.

Dan tentu masih banyak detil tersembunyi dari 'Olympic Virtual Series'.

Masih belum jelas siapa yang akan bertanding, hadiah apa yang akan ditawarkan dan, tentu saja, jadwal kompetisi. IOC berjanji bahwa detail lebih lanjut akan segera diumumkan.

Baca juga: Punya Minat Mengenai Game, Bisa Produktif dengan Hal ini

Pada 2016 dan 2018 ada demonstrasi 'olahraga' yang diadakan sekitar waktu Olimpiade dengan eSports akan menjadi salah satu ajang yang memperebutkan medali pada Asian Games 2022 di Hangzhou, Cina.

Ketika eSports telah berkembang menjadi industri internasional bernilai miliaran dolar,  di saat yang sama, Komite Olimpiade Internasional masih ragu untuk menempatkan video game di panggung kompetisi terbesar di dunia.

Pada 2017, IOC mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa permainan kompetitif "dapat dianggap sebagai aktivitas olahraga" dan bahwa eSports dapat membantu anak-anak muda di seluruh dunia mengenal lebih lanjut Olimpiade.

Tetapi pernyataan setelah KTT Olimpiade ke-8 menyebutkan bahwa komite Olimpiade lebih memilih untuk fokus pada permainan video yang mensimulasikan olahraga tradisional. Komite tersbut juga memaparkan kemungkinan merangkul video game yang menggunakan virtual atau augmented reality untuk menambahkan komponen fisik ke gameplay.

Meskipun beberapa video game olahraga memiliki liga profesional seperti "FIFA" dan "NBA 2K", eSports paling populer berakar pada genre video game itu sendiri.

IOC, sayangnya, lebih melihat sisi negatif dimana kekerasan dan konten eksplisit lainnya dalam video game dapat bertentangan dengan nilai-nilai Olimpiade.

Bagaimana? Tertarik untuk mempelajari seputar eSports? Jika tertarik, Teknologi.id saat ini tengah mengadakan kelas premium bertajuk "eSports Business Class" yang diisi oleh pemateri yang ahli dibidangnya seperti Irliansyah Wijanarko selaku Co Founder & CGO Revival TV dan Marsa Abimantra selaku Business Dev. Revival TV

Apa saja sih yang akan kamu peroleh dengan mengikuti kelas premium?

  • 2 kali sesi Zoom perbulannya
  • Akses bebas
  • 4 bahan pembelajaran yang dapat di download tiap bulannya
  • Akses bebas untuk QnA
  • Penugasan

Menarik bukan? Langsung saja daftarkan diri kamu di sini.

(MIM)

Memperkenalkan kelas premium teknologi.id untuk kalian yang ingin belajar Full Stack Developer, Front End React, Flutter Mobile Development, Back End Python, dan Data Science bersama tech expert dengan materi yang berkualitas serta up to date sesuai yang kalian butuhkan. Segera daftarkan dirimu untuk mendapatkan harga terbaik, jangan sampai ketinggalan!

teknologiid events

teknologi id bookmark icon
Berita Terpopuler