AS Ancam China jika Masih Jual Chip ke Rusia

Fabian Pratama Kusumah . March 30, 2022

Foto: The World Economic Forum

Teknologi.id Menteri Perdagangan Amerika Serikat (AS), Gina Raimondo memberikan ancaman kepada China jika tetap nekat menjual chip kepada Rusia.

Raimondo mengatakan Washington mungkin akan memutus akses perusahaan China pada perangkat lunak dan keras AS yang diperlukan untuk membuat produk mereka.

Hal itu dilakukan bila perusahaan-perusahaan itu mengabaikan pembatasan ekspor ke Rusia.

Dilansir dari Republika, Washington mengancam akan menambah perusahaan yang masuk dalam blacklist bila mereka mengelak dari larangan ekspor baru terhadap Rusia.

"Jika Amerika Serikat menemukan bahwa perusahaan seperti Semiconductor Manufacturing International Corporation, di Shanghai, menjual chipnya ke Rusia, kami dapat menutup SMIC.

“Serta mencegah mereka menggunakan peralatan dan perangkat lunak kami," kata Raimondo, dikutip dari New York Times.

Baca juga: Kaspersky Perusahaan Antivirus Milik Rusia Di Blacklist AS

AS berusaha menahan masuknya teknologi canggih ke Rusia setelah Moskow menginvasi Ukraina akhir bulan lalu.

Namun Raimondo menyatakan jika sejauh ini perusahaan China tidak melanggar aturan sanksi AS yang dijatuhkan pada Rusia.

Sebagai informasi, Pemerintah AS dan beberapa negara yang termasuk dalam North Atlantic Treaty Organization (NATO), memberikan sanksi ekonomi kepada Rusia atas invasi ke Ukraina.

Atas keputusan tersebut, sejumlah perusahaan teknologi memutuskan membatasi hingga memblokir produk atau layanannya dari Rusia.

Misalnya Google yang mulai memblokir lisensi Android untuk vendor-vendor smartphone di Rusia dan beberapa negara yang tergabung dalam Federasi Rusia.

Dilansir dari Kompas, Apple juga memutuskan untuk menghentikan penjualannya di negara yang dipimpin Vladimir Putin tersebut.

(fpk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar