Harga PS5 Diprediksikan Turun Tahun Depan?

Rima Fidayani Rizki . September 30, 2020

Foto: Laptop Mag

Teknologi.id - PlayStation 5 (PS5) merupakan salah satu konsol game yang paling diincar saat ini oleh para gamer. Diperkirakan pada Mei mendatang harga konsol game tersebut akan mulai menurun hingga mencapai selisih Rp400 ribu, menurut data internal iPrice.

Baca Juga: Pusat Gaming H3RO Diluncurkan Tri Indonesia, Gamers Merapat!

Dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (30/9), dalam keterangan resminya hari Selasa (29/9) tertulis bahwa harga PS5 digital akan turun menjadi Rp5,6 juta dan Rp7 juta untuk versi standar. Pada November 2021 mendatang, harga PS5 diperkirakan akan semakin menurun dan akan menyentuh Rp5,4 juta untuk versi digital dan Rp6,8 juta untuk versi standar.

Dari data tersebut didapat bahwa harga PS bisa turun kira-kira 1-6 persen dalam kurun waktu 6 bulan. Artinya, dalam setahun bisa turun hingga 6-8 persen. Sedangkan, di Singapura harga penurunan setelah 12 bulan bisa mencapai 8 persen. 

Bisa dibilang bahwa penurunan harga untuk produk elektronik lumrah terjadi. Data untuk perkiraan harga di Singapura didapat dari database iPrice Singapura dengan membandingkan total 150 produk harga terendah.

Untuk penurunan harga yang lebih jauh, diperkirakan baru terjadi 2 tahun setelah rilis dan penurunannya bisa sampai 15 persen dari harga awal.

Data perbandingan yang dianalisis oleh iPrice berdasarkan pada tren penurunan harga PS4 Pro, melihat iPrice yang mengumpulkan data dari 150 merchants penjualan konsol game dalam kurun waktu beberapa tahun.

Pre-order PS5 mulai digelar oleh Sony pada Kamis (17/9) lalu. Pembeli bisa melakukan pre-order untuk versi Blu-ray dengan harga US$500 atau Rp7,4 juta (kurs Rp14.816) dan versi Digital Edition seharga US$400 atau Rp5,9 juta. Antusiasme yang tinggi membuat masa pre-order berantakan dan Sony segera menindaklanjuti keinginan para peminat konsol dengan menjanjikan pre-order selanjutnya.

Baca Juga: RollerCoaster Tycoon 3 Gratis di Epic Games Sampai 1 Oktober

Sony akan memulai distribusi/peluncuran produk terbarunya ini pada 12 November 2020, untuk pasar Amerika Serikat, Jepang, Meksiko, Australia, Selandia Baru, dan Korea Selatan. Untuk pasar global akan dilakukan sepekan setelahnya.

(rf)

teknologi id bookmark icon
Berita Terpopuler