Google Meluncurkan Google Glass Enterprise Edition

Adi Arriansyah . August 07, 2017
Foto: notebookcheck.net
Alphabet, selaku perusahaan induk Google, belakangan ini baru saja meluncurkan Google Glass Enterprise Edition. Google Glass sendiri sempat mengalami mati suri, namun sekarang kembali dibuat untuk sektor industri, khususnya para pekerja di industri manufaktur. Google Glass Enterprise Edition mengalami perubahan desain. Awalnya, Google Glass berbentuk frame dengan panel kecil di mata kanan, namun sekarang Google Glass tampak lebih seperti kacamata pelindung diri, namun tetap dengan panel kecil. Resolusi kameranya pun diperbesar yang sebelumnya dari 5 megapiksel menjadi 8 megapiksel. Selain itu lampu indikator berwarna merah juga akan menyala saat Google Glass merekam video. Lampu indikator ini berguna untuk meminimalisir pengambilan gambar secara diam-diam. Google Glass Enterprise Edition ini sudah diterapkan di lebih dari 50 perusahaan di Amerika Serikat, diantaranya ada Boeing, Volkswagen, DHL, Shutter Healt, dan Agco. The Inquirer menyebutkan, bahwa Google Glass Enterprise Edition juga memakai teknologi augmented reality (AR). Teknologi ini bertujuan menampilkan instruksi manual dalam bentuk animasi pada kaca. Alphabet mengatakan bahwa cara ini bisa meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. “Mereka tetap bisa mengakses informasi meski tangan mereka sedang sibuk,” ujar Jay Kothari, pimpinan proyek Google Glass. Dia menjelaskan, dalam dua tahun terakhir, Alphabet menjalin kerja sama dengan puluhan perusahaan pengembang software dan solusi bisnis lainnya untuk Google Glass. Sumber: Tempo.co
author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar