author photo
achmad soheh
December 07, 2020

Customer Based Oriented, Kunci Keberhasilan Pelaku Bisnis di Era Teknologi ( Era Industri 4.0)

Jika kita coba amati perkembangan bisnis yang terjadi beberapa waktu belakangan ini. Kita akan melihat adanya beberapa kesamaan strategi yang di lakukan mereka. Ambil contoh, pebisnis transfortasi online ( Grap dan Gojek ). Pasti mereka selalu melakukan aktivitas promo untuk menarik konsumen baru. Traveloka atau Shopee,  selalu membuat program-program untuk menarik konsumen baru menggunakan produk aplikasi yang mereka gunakan.      


Dari beberapa contoh diatas, apa yang  bisa kita  tarik kesimpulan, yang menjadi tren industri berbasis internet saat ini. Secara mudah kita akan bisa mengatakan minimal ada 3 hal yang kesemuanya tertuju pada Customer Based Oriented. Diantaranya adalah :

(1) Bahwa pelaku bisnis rela mengeluarkan dana ( istilahnya membakar uang ) demi mendapatkan database klien baru.

(2) Pelaku bisnis yakin  bahwa dengan terkumpulnya sejumlah data base konsumen yang cukup banyak. Maka hal itu memudahkan mereka untuk membuat strategi baru terkait produk mereka

(3) Bahwa customer  based sudah menjadi salah satu kunci untuk kesuksesan dan keberhasilan usaha mereka dalam meningkatkan profit.  

Dari penjelasan diatas, kita sudah bisa melihat  bahwa bisnis yang berdasarkan internet, atau  bisnis yang di jalankan dengan menggunakan media internet sebagai salah satu toolsnya. Sudah pasti kesiapan dan kelengkapan database konsumen menjadi salah satu strategi penting yang mesti mereka jalankan. Kenapa,  karena konsep customer based oriented menjadi tujuan akhir yang ingin mereka capai.  

Istilahnya,  ketika konsumen puas dengan  layanan dan produk yang mereka  berikan, maka sudah barang tentu apapun produk yang akan mereka launching atau pasarkan akan lebih mudah terserap ke konsumen. Ambil contoh, saat ini berdasarkan data yang bisa kita temukan terdapat 5 marketplace yang paling diminati di Indonesia : Tokopedia, Shopee Indonesia, Lazada Indonesia,  Bukalapak dan Blibli. 

Terus yang jadi pertanyaan adalah, kenapa 5 besar ini yang paling diminati oleh konsumen. Jawaban cukup mudah, karena kelima marketplace inilah yang paling memahami apa yang diinginkan oleh konsumennya. (3) Pelaku bisnis mesti menerapkan apa yang di sebuat  Treat your Customer.        

3 HAL MENDASAR DALAM MELAYANI CUSTOMER DALAM  MODEL BISNIS BERBASIS DIGITAL  

Bicara soal bagaimana sebuah bisnis berkonsep digital bisa unggul dalam melayani konsumennya. Sejatinya tidak terlalu sulit, setidaknya ada  3 hal yang menjadi dasar bagaimana sebuah bisnis yang ingin berfokus  pada customer based oriented melakukan strateginya  :

(1) Pelaku bisnis  harus bersikap Customer Focused with Personalized Communication.  Artinya adalah, kemudahan dalam melakukan komunikasi menjadikan konsumen semakin mencintai marketplace atau aplikasi yang di jalankannya. 

(2) Pelaku bisnis mesti menjalankan apa  yang di namakan Digital Payment. Model pembayaran yang bersifat digital membuat sebuah bisnis berbasis digital menjadi begitu mudah.  Bukan saja karena sistemnya menjadi lebih cepat, tetapi juga jelas memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen yang bersangkutan  

(3) Pelaku bisnis mesti melakukan apa yang di namakan sebagai Treat your Customer. Artinya bahwa apapun yang akan di lakukan atau di jalankan mesti orientasinya adalah untuk membuat konsumen menjadi lebih mudah, murah, aman dan nyaman. Sehingga dari waktu ke waktu perusahaan mesti terus melakukan inovasi yang di tujukan untuk semakin memberikan pelayanan yang purna jual kepada konsumennya.    

CRM, STRATEGI  JITU DALAM MENGOPTIMALKAN AKTIVITAS CUSTOMER BASED ORIENTED  

Jika kita sudah tahu  bagaimana strategi  untuk meningkatkan penjualan. Maka langkah awal yang mesti dilakukan adalah mengumpulkan data konsumen serta menganalisa dari data yang ada sehingga bisa tercipta satu komposisi yang menarik dari data tersebut.  

Lantas yang  jadi pertanyaan adalah, tools apa yang cocok dan tidak menyulitkan pelaku bisnis. Tentu hal itu menjadi salah satu pertanyaan  penting yang ada dalam benak pelaku bisnis. Dan jika itu adalah pertanyaannya, maka  jawabnya cukup mudah yaitu tools yang bernama CRM.  

Apa itu CRM ( Customer Relationship Management). Ini adalah salah satu sistem yang bisa mendukung sebuah perusahaan atau pelaku bisnis untuk semakin mudah masuk dalam sistem bisnis berdasarkan model digitalisasi.  Hal  itu semakin mudah di lakukan oleh CRM mengingat ada beberapa hal yang bisa di lakukan oleh CRM bagi pelaku bisnis.   Ketiga hal itu adalah :

(1)CRM adalah tools yang sangat fleksible, artinya semua  golongan pebisnis dari UMKM  hingga Enteprice bisa menggunakan CRM

(2) CRM sangat mudah di aplikasikan baik di handphone ataupun laptop dan komputer PC. Sehingga  user ( pengguna) bisa menentukan ke sistem mana CRM tersebut akan di aplikasikan

(3) CRM memiliki kemudahan untuk dilakukan integrasi. Kemudahan itu membuat CRM akan semakin bisa mengikuti tren dan perkembangan  IT ( Informasi Teknologi ) yang ada di pasaran.   Oleh karena   itu, saaat ini aplikasi CRM yang semula banyak di gunakan lebih banyak oleh team Sales dan Marketing semata. Saat ini justru penggunaan CRM sudah  lebih luas lagi.

Jika kita bicara dari tataran perusahaan, maka divisi dari mulai HRD, divisi Adminitrasi & Umum, divisi Keuangan bahkan divisi Training bisa memanfaatkan aplikasi CRM ini guna memaksimalkan kinerja divisinya agar sesuai dengan  target yang di harapkan perusahaan.

Dan keunggulan lainnya adalah, sudah pasti integrasi semua divisi yang di sebutkan tadi akan lebih mudah di lakukan dengan menggunakan CRM.   Sehingga sejatinya ketika perusahaan ingin melakukan Customer Based Oriented, itu tidak saja untuk customer yang ada di lingkungan external. Justru customer yang ada di internal atau Sumber Daya Manusia ( staff ) yang ada di dalam perusahaan sendiri bisa di optimalkan dengan bantuan CRM( Customer Relatonship Management )  

discuss-like Suka
icon bagikanBagikan
0 Komentar

Diskusi Populer

Top Mentor

Lihat mentor rank