author photo
achmad soheh
November 12, 2020

Integrated System Barantum ( CRM&CALL CENTER), Alternatif Solusi Bisnis Penyewaan Space ( Mall & Exhibition )

Fenomena serbuan virus corona,  yang terjadi sejak tahun 2019 lalu.  Hingga saat ini jelas telah mengubah pola bisnis para pelaku bisnis yang ada di Indonesia.  Dua dari sekian sektor bisnis yang mengalami dampak langsung adalah bisnis yang berhubungan dengan penyewaan space di ruang pusat perbelanjaan ( mall) dan exhibition hall.    


Melihat dampak yang menimpa kedua jenis bisnis tersebut, memang secara spesifik kedua jenis  bisnis  ini memiliki karakteristik bisnis yang hampir sama. Dimana beberapa kesamaan yang bisa di jelaskan dari kedua bisnis tersebut adalah : (1) Keduanya sama-sama melakukan aktivitas sewa menyewa space ( ruangan ) untuk mereka melakukan promosi produk dan penjualan produknya (2) Keduanya sama-sama mengharapkan kehadiran pengunjung ke stand ( counter ) mereka agar mereka bisa menjelaskan produk mereka sehingga pada akhirnya memutuskan untuk membeli (3) Keduanya sama – sama memiliki durasi waktu sewa space yang mesti di perpanjang jika waktunya habis (4) Keduanya sama –sama berharap pihak pengelola bisa mendatangkan banyak pengunjung sehingga stand/counter mereka ikut menjadi ramai (5) Keduanya saat ini sama-sama mengalami penurunan omzet  yang berkisar antara 50-80%.  

Jelas dari beberapa persamaan diatas, kita bisa menyimpulkan  bahwa dengan adanya  fenomena serbuan virus corona ini pelaku bisnis yang ada di kedua sektor tersebut  terpukul. Sehingga ada beberapa skenario terburuk jika kondisi seperti ini terus terjadi dan menimpa bisnis mereka secara langsung.

Ada beberapa skenario yang hingga  kini menjadi isu di kalangan pekerjaan yang ada di kedua sektor tersebut : (1) Isu bahwa omzet perusahaan turun cukup drastis, sehingga karyawan ada kemungkinan di rumahkan terlebih dahulu (2) Isu bahwa jika kondisi seperti ini terus berlanjut ada kemungkinan SDM yang ada  tidak saja di rumahkan sementara tetapi selamanya. Artinya ada pemutusan hubungan kerja karea kondisi makro ekonomi yang sedang “sakit”.  

Jika kondisi yang terjadi adalah skenario ke-2., jelas hal ini akan makin menambah panjang kerugian sektor bisnis yang ada di Indonesia. Karena dengan melihat kondisi saat ini saja jumlah pengangguran  terbuka tercatat mencapai : 7,05 juta orang atau 5,28% ( menurut data BPS tahun 2019). 

Apa jadinya jika kondisi seperti ini terus terjadi  dan sektor MICE dan Bisnis di Pusat Belanja juga merumahkan SDM, maka akan terjadi ledakan jumlah pengangguran yang cukup besar. Ambil contoh untuk sektor bisnis Event Organizer saja seperti data yang disampaikan  oleh Ketua Umum Dewa Industri Event Indonesia ( Ivendo) bahwa jumlah pekerja di bisnis ini mencapai 54.871-90.463 orang. Maka jika kondisi makro ekonomi terus seperti ini akibat  fenomena virus corona maka sudah pasti ledakan pengangguran akan semakin besar.  

INOVASI PRODUK, ALTERNATIF SOLUSI TERBAIK BAGI KEDUA BISNIS TERSEBUT AGAR BISA TETAP MEMPERTAHANKAN BISNISNYA.    

Sebenarnya skenario ke-2 itu bukan pilihan terakhir, karena sejatinya masih ada skenario optimis yang bisa di jalankan oleh kedua jenis industri tersebut agar tetap bisa melanjutkan  bisnisnya. Jika konsep inovasi produk ini bisa di jalankan dengan baik, maka sudah pasti kehancuran bisnis di kedua sektor tersebut bisa di hindari. Setidaknya kerugian yang akan di tanggung  oleh kedua sektor tersebut bisa di minimalkan.        

Kenapa inovasi produk menjadi salah satu alternatif pilihan terbaik  yang bisa di jalankan oleh kedua sektor bisnis tersebut. Ada beberapa hal mendasar yang bisa menguatkan statemen diatas bahwa  konsep inovasi produk menjadi pilihan terbaik yang bisa di jalankan oleh kedua sektor bisnis ini agar bisa tetap survive.  

Beberapa pemikiran mendasar  yang bisa di lihat dari statemen diatas adalah : (1) Jumlah penduduk Indonesia saat ini adalah 269,6 juta jiwa. Dimana dari jumlah tersebut yang memiliki ponsel berjumlah 338,2 juta jiwa (2) Dari jumlah tersebut ternyata yang memiliki media sosial berjumlah 160 juta jiwa. Dan relevansinya dengan kedua data diatas adalah : (1) Sektor industri digital di tahun 2020 memiliki potensi untung sekitar Rp130 triliun ( berdasarkan data dari KOMINFO : Kementerian Komunikasi & Informatika ).

Sedangkan untuk industri MLM ( direct selling) omzet perbulannya menurut Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) mencapai Rp14 trilliun per bulan.   Artinya dengan mengedepankan data diatas, pada akhirnya ada kemungkinan jika kedua sektor bisnis yang saat ini sedang terpuruk yaitu industri MICE ( Event Organizer ) dan  Pengelola Mall menggunakan startegi inovasi produk baru dengan basic sistemnya IT ( Information  Technologi), maka bisa di pastikan kehancuran yang selama ini dikuatirkan akan terjadi bisa di cegah. Dan justru ini akan menjadi satu inovasi produk baru yang akan bisa mendatangkan omzet diluar omzet yang biasa mereka dapatkan.  

INTEGRATED SISTEM BARANTUM, MAMPU MELAKUKAN SUPPORTING TERHADAP KONSEP VIRTUAL EVENT ( BAIK UNTUK EVENT DI EXHIBITION MALL ATAUPUN BERGUNA UNTUK PARA TENANT DI MALL )  

Barantum, salah satu perusahaan yang fokus dalam industri CRM ( Customer Relationship Management). Keberadaanya saat ini menjadi mitra strategis dari  lebih dari 120-an perusahaan yang ada di Indonesia.   Dengan spesifikasi industri yang terdapat dari sekitar 120-an perusahaan itu berasal dari 20-an sektor industri dengan user aktif lebih dari 3.000-an.

Maka Barantum bisa menjadi jembatan yang menghubungkan pelaku bisnis di sektor MICE ( Event Organizer ) dan Pengelola Mall untuk menjalankan satu inovasi produk yang terkenal dengan nama VIRTUAL EVENT.   Bukan karena fokus  Barantumnya yang bisa menjadi mitra kedua sektor bisnis tersebut untuk menjalakan konsep Virtual Event.

Tetapi karena Barantum sendiri bisa menjadi media konsultasi mereka dalam merencanakan dan merealisasikan konsep Virtual Evet tersebut. Sehingga pada saat konsep ini benar-benar di jalankan hasilnya bisa maksimal.   Ada beberapa keunggulan secara teknis yang terdapat dalam sistem Barantum. 

Tetapi juga memang secara teknis di butuhkan oleh kedua sektor tersebut pada saat mereka menjalankan konsep Virtual Event : (1) Barantum  adalah sebuah aplikasi bisnis, sehingga fitur-fitur yang ada dalam Barantum mampu memberikan kontroling yang efektif  tidak saja untuk SDM yang menjalankan tetapi juga untuk seluruh data base yang di gunakan dalam menjalan konsep Virtual Event.  (20  Sistem Barantum mampu menyimpan begitu banyak data baik data customer, data pengembanga produk, hingga data-data materi promosi yang nantinya akan di gunakan oleh pemain ( user ) yang ikut dalam kegiatan ini.

Dengan keunggulan seperti itu, maka user/ tenant yang ikut dalam program ini bisa terbantu dalam hal pembuatan laporan, pembuatan program promosi yang menarik, hingga fitur yang akan membuat followup kepada calon pembeli menjadi lebih efektif dan efisien (2) Sistem  Barantum saat ini sudah  terintegrasi dengan media sosial seperti : FB,IG,Twitter, WA, Linkedin, Telegram dan Email.

Sehingga dengan adanya integrasi ini maka semakin memudahkan user/pemilik tenant melakukan blassing materi promosi dari program-program kegiatan promosi lain yang sangat di butuhkan dalam konsep virtual event. Sehingga dengan adanya CRM Indonesia   Barantum, baik pengelola exhibition hall ataupun pengelola mall terbantu dalam mengupdate kinerja dari para tenantnya.

Karena dengan adanya update report tersebut kedua pengelola  ini bisa mengetahui kondisi terkini dari para tenantnya dalam range waktu harian, mingguan dan bulanan. (3) Sistem  Barantum tidak saja bagus untuk sistem kerja, tetapi keberadaaya juga penting bagi  divisi sales/ marketing atau seluruh karyawan. Karena dalam sistem  ini terdapat fitur-fitur yang bisa melacak keberadaan karyawan. Jadi dengan adanya fitur tersebut proses kontroling SDM  bisa di tingkatkan.  

Jadi dengan semua hal  yang  telah dijelaskan diatas, tidak ada lagi rasa pesimistis yang seharusnya terjadi dari para pelaku bisnis di sektor Event Organizer dan Pengelola Mall.  Karena sebenarnya alternatif solusi dari masalah yang saat ini sedang jadi fenomena tersebut ada dan dekat dengan bisnis yang saat ini juga sedang mereka jalankan.   So bagi anda yang saat ini sedang bingung terutama perusahaan yang bergerak dalam bidang Event Organizer (MICE) dan Pemilik Tenant ( Pengelola Mall ). Kami dari team  Barantum siap melakukan kolaborasi untuk merealisasikan konsep virtual event yang saat ini akan sangat di butuhkan. Karena saat ini dengan kondisi yang terjadi saat ini dimana masyarakat diminta untuk berdiam diri dalam rumah. Maka sebaiknya bisnis Virtual Event ini bisa segera di jalankan.                              

discuss-like Suka
icon bagikanBagikan
0 Komentar

Diskusi Populer

Top Mentor

Lihat mentor rank