author photo
achmad soheh
November 16, 2020

CRM & CALL CENTER, Kunci Sukses Peningkatan Omzet di Sektor Industri Kesehatan ( Rumah Sakit dan Sejenisnya )

Menariknya bisnis di sektor kesehatan. Pada akhirnya kini menjadi salah satu sektor yang banyak di minati investor. Tidak heran, jika pada akhirnya melihat begitu besarnya potensi bisnis yang ada di sektor bisnis kesehatan membuat pasar melihat saat ini ada 4 bidang dalam industri kesehatan secara global yang menarik untuk di kembangkan. Dimana ke-4 sektor bisnis  bidang kesehatan tersebut  bukan  berasal dari sektor kesehatan yang saat ini sudah cukup banyak di kenal masyarakat seperti rumah sakit, klinik dan sejenisnya. Tapi ke-4 bidang ini adalah pengembangan dari sektor bisnis kesehatan yang sudah ada.    


Kesehatan adalah sesuatu yang hakiki, dimana pada dasarnya setiap orang ingin mendapatkan kesehatan. Itulah yang pada akhirnya saat  ini membuat bisnis di sektor kesehatan menjadi begitu menarik.  Dimana ke-4 sektor  itu adalah : Toko obat tradisional, Jasa pengobatan alternative,  Jasa terapis kesehatan dan yang terakhir adalah Perdagangan jus obat/ minuman kesehatan.  

Dari ke-4 sektor bisnis tersebut,  salah satu factor yang cukup menunjang dalam perkembangan dan pengembangan bisnisnya adalah terkait dengan yang namanya customer atau klien. Jika pebisnis  tersebut mampu secara efektif melakukan service yang maksimal kepada customer/ klien maka bisa di pastikan omzet pemasaran dan penjualan perusahaan akan meningkat. Hal itu cukup beralasan, karena bisnis kesehatan lebih bersifat pendekatan kepada personal. Sehingga pelayanan yang maksimal kepada customer/ klien akan membuat bisnis ini bisa berjalan lebih baik di masa kini dan mendatang.  

STRATEGI MEMENANGKAN BISNIS DENGAN APLIKASI CRM & CALL CENTER

Sebelum menjelaskan bagaimana Sistem CRM mampu menjadi salah satu strategi jitu dalam bisnis kesehatan. Maka kami akan mencoba menjelaskan seperti apa konsep CRM secara global dalam kaitannya dengan bisnis kesehatan.   CRM adalah sebuah platform yang mampu menjaga hubungan dan interaksi yang cukup potensial antara perusahaan dan customer/klien.

Dimana aplikasi ini bisa di implementasikan dalam lingkup yang sangat luas termasuk didalamnya layanan yang berhubungan dengan stage holder di bidang kesehatan dari mulai rumah sakit, industri obat-obatan hingga pelaku bisnis kesehatan lainnya.   Kenapa, karena dari konektifitas itulah diharapkan nantinya akan terbentuk satu koneksitas yang cukup potensial diantara para pelanggan-pelanggan baru yang  nantinya bisa dimaksimalkan menjadi  loyal customer bagi perusahaan.

Dimana untuk mewujudkan semua hal diatas itulah, sejatinya peran CRM cukup bisa menjadi satu media yang efektif dan efisien dibanding dengan menggunakan strategi bisnis yang tradisional biasa di lakukan. Karena dengan memanfaatkan sistem CRM model kerja yang akan di jalankan bisa  tercipta satu integrasi bisnis yang cukup menarik dan mudah di arahkan menjadi satu potensial bisnis yang maksimal bagi perusahaan.            

Sistem di atas mungkin saja di lakukan, karena saat ini dengan semakin berkembangnya teknologi membuat sistem dan aplikasi CRM yang semula berbasis on-premise di ubah menjadi sebuah bisnis yang cukup friendly yaitu berbasis cloud. Dengan konsep terbaru ini maka hal yang paling menarik bagi pengguna CRM adalah kemudahan mereka untuk bisa mengakses aplikasi ini dari manapun dan dengan menggunakan media apapun. Dari mulai perangkat laptop, tablet, maupun smartphone. Kesemua media itu bisa di lakukan hanya karena kesemuanya terkoneksi dengan internet.

Selain itu, CRM pun kini berevolusi menjadi software yang memiliki dua model yakni Web Based CRM dan Mobile CRM.   Pada akhirnya dengan semakin mudahnya aplikasi CRM di buat. Maka integrasi yang bisa di koneksi didalamnya pun bisa cukup beragam. Ibarat kata dari sebuah institusi seperti rumah sakit atau klinik, maka semua departemen yang ada di dalamnya bisa terintegrasi dalam satu sistem yang bernama CRM for Healthy. 

Dari mulai  divisi yang biasa menangani customer service, tim sales, serta divisi marketing. Dan pada akhirnya dengan sudah terintegrasinya semua departemen dalam satu sistem maka implementasi CRM dapat dijalankan dengan benar. Sehingga CRM itu akan menjadi sebuah implementasi bisnis yang efektif dan bekerja secara bersinergi untuk meningkatkan profit dan mengurangi biaya operasional.  

CARA MEMAKSIMALKAN CRM UNTUK MENINGKATKAN OMZET PERUSAHAAN

Setelah kita memahami seperti apa konsep kerja dari sistem CRM dalam sebuah bisnis. Maka langkah selanjutnya adalah mengetahui seperti apa sistem ini mampu memberikan kontribusi yang efektif  bagi kinerja sebuah perusahaan. Ada dua modul CRM yang dapat diimplementasikan untuk layanan kesehatan diantaranya adalah CRM dan Sales Force Automation (SFA).

Dimana kedua modul CRM ini dapat membantu perusahaan memusatkan data demi kemudahan akses serta untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Selain manfaat seperti yang telah di jelaskan diatas. Agar bisa bekerja secara maksimal memang ada 2 hal yang mesti di perhatikan yaitu : pertama konsistensi pimpinan  dalam mendukung penggunaan aplikasi CRM dan Kedua adalah visi dan misi yang sama dari semua team yang ada dalam satu perusahaan sehingga semua divisi bisa terkoneksi dengan baik dan menghasilkan satu kontribusi yang baik bagi perusahaan.

Jika semua kondisi telah terpenuhi, maka sistem CRM ini akan bisa mempercepat proses peningkatan kinerja terbaik bagi perusahaan. Kenapa, karena sistem ini pada dasarnya memiliki beberapa kelebihan diantaranya adalah : 1. CRM  mampu memprediksi proyek  yang berkualitas. Sistem ini akan dengan mudah memprediksi  proyek mana yang secara kualitas berbobot dan layak untuk di followup.

Sehingga dengan begitu anda bisa  memprediksi setiap prospek yang berkualitas dalam daftar prospek Anda.  Dengan cara seperti itu anda tidak akan membuang-buan waktu hanya untuk melakukan penganalisaan dari setiap proyek. 2. CRM mampu melakukan aktivitas follow up yang lebih baik Karena sistem CRM memang di rancang untuk mempermudah setiap pekerjaan. Maka wajar jika pada akhirnya  CRM sengaja dirancang untuk memaksimalkan sistem kerja dengan pelanggan. Dimana sistem ini memiliki kelebihan berupa manajemen follow up prospek-prospek berkualitas yang Anda miliki.  Artinya adalah, anda tidak ada alasan lagi untuk Anda lupa follow up prospek yang sudah dekat dengan penjualan.    

3. CRM mampu melihat dan mengetahui pelanggan premium yang Anda miliki Customer atau klien memang memiliki karakter yang berbeda-beda. Untuk itulah  sistem ini mampu memilah-milah mana customer yang prospektif. Maksud pelanggan prospektif adalah pelanggan yang berani melakukan pembelian dalam jumlah besar dan juga dengan loyalitas yang sangat tinggi untuk perusahaan Anda. Analisa karakter ini bisa anda dapatkan dengan bantuan sistem dari CRM, sehingga akan memudakan  pekerjaan anda.

4. CRM mampu mengefektif dan mengefisienkan waktu dan biaya Dengan sistem yang berbasis  Cloud Based CRM, Maka anda dalam melakukan pekerjaan bisa  terbantu untuk menghemat waktu dan biaya.  Dengan demikian maka setiap proses pekerjaan yang anda lakukan bisa terdeteksi dengan  baik. Sehingga anda tidak akan terlewatkan satu hal pun dalam mereview setiap pekerjaan yang anda lakukan.   Sedangkan terkait jenis penghematan biaya yang  dimaksud adalah, bahwa Anda tidak perlu lagi membeli infrastruktur atau merekrut tim baru lagi untuk setup CRM.  

Dengan begitu anda bisa mengurangi beban biaya yang mungkin akan terjadi ketika anda tidak menggunakan sistem CRM. Perusahaan cukup mengupdate data prospek pada CRM, kemudian tim Anda dapat langsung melihat data prospek serta produk yang diinginkan. Jika tim membutuhkan quotation Admin bisa langsung membuat dan mengirimkan melalui CRM.  

discuss-like Suka
icon bagikanBagikan
0 Komentar

Diskusi Populer

Top Mentor

Lihat mentor rank