Kurangi Limbah, Peneliti Usulkan Masker N95 yang Bisa Diisi Ulang

Luthfiana Mifta . September 15, 2020

Foto: TechCrunch

Teknologi.id - Karena pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung, masker N95 telah menjadi salah satu barang yang paling dicari di dunia terutama untuk para pekerja medis.

Di sisi lain, penggunaan masker N95 yang sebagian besar dibuang menyebabkan pemborosan dan pencemaran. Oleh karena itu, para peneliti asal Israel dan India mengusulkan sebuah inovasi masker N95 versi isi ulang yang diharapkan lebih efektif.

Dilansir dari TechCrunch (16/9), terobosan masker N95 yang dapat diisi ulang ini telah diusulkan oleh para peneliti dari Technion-IIT di Israel dan Tata Institute of Fundamental Research di India.

Masker N95 versi ini menggunakan penyaringan mekanis dan penyaringan elektrostatis, di mana partikel nantinya akan terperangkap dalam serat mikroskopis dan tertarik ke permukaan yang bermuatan statis pada skala mikron.

Baca juga: Wow! Huawei Ciptakan Teknologi Pengisi Daya Nirkabel Jarak Jauh

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Physics of Fluids, karya Dov Levine dari Technion dan Shankar Ghosh dari Tata, menunjukkan bahwa metode untuk mengisi ulang muatan statis tersebut berguna untuk meningkatkan masa guna dan efektivitas masker.

Dikutip dari Gizmochina (16/9), menurut para peneliti, "Kami menemukan bahwa total muatan yang disimpan pada masker sangat bergantung pada waktu pengisian dengan maksimal pengisian 60 menit pada 1000 V."

Meskipun metode ini telah terbukti sangat efektif, nyatanya metode tersebut tidak bertahan lama. Seperti halnya muatan apapun, muatan elektrostatis seiring waktu, karena lebih banyak udara dan kelembapan yang melewatinya, efektivitasnya akan hilang meski masker bisa dibersihkan.

Filter pada masker nantinya akan ditempatkan di antara dua elektroda pelat dengan penerapan medan listrik. Sementara itu, pengguna nantinya tidak diizinkan atau dilarang untuk membongkar dan mengisi ulang masker mereka berulang kali.

Baca juga: Peduli Lingkungan, Facebook Rilis Pusat Informasi Perubahan Iklim

(lm)

author
0 orang menyukai ini
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar

Berita Menarik Lainnya