Jeff Bezos Diprediksi Jadi Triliuner Pertama di Dunia, Mark Zuckerberg Termuda

Sutrisno Zulikifli . May 15, 2020

Pendiri dan CEO Amazon, Jeff Bezos. Foto: New York Post

Teknologi.id - CEO Amazon, Jeff Bezos diprediksikan bakal menjadi triliuner pertama di dunia pada tahun 2026 nanti pada saat ia berusia 62 tahun.

Prediksi tersebut dikeluarkan oleh perusahaan pembanding bisnis Comparisun. Prediksi ini merujuk pada data harta kekayaan yang dipublikasikan oleh Forbes Bilionaire List pada September 2019 lalu serta mengacu pada rata-rata pertumbuhan kekayaan Jeff Bezos selama lima tahun terakhir.

Peningkatan pemasukan Bezos yang berada di angka rata-rata 34 persen selama lima tahun terakhir disebut-sebut sebagai faktor utama yang mengantarkannya ke gerbang triliuner. Peningkatan pemasukan tersebut belum termasuk pemasukan saat pandemi COVID-19 yang juga begitu menguntungkan Amazon dikarenakan banyaknya pembelanjaan via online.

BACA JUGA: Ini Dia 10 Orang Terkaya Dunia dari Industri Teknologi Tahun 2020 Versi Forbes

Sedangkan pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg nantinya akan menjadi triliuner pada tahun 2036. Jika prediksi Comparisun benar, Zuckerberg bakal menjadi triliuner termuda di dunia pada saat umurnya 51 tahun.

Selain kelima nama yang telah disebutkan, analisis yang dibuat Comparisun, ada total 11 orang dari 25 orang terkaya di dunia yang memiliki peluang untuk menjadi triliuner dalam hidup mereka.

Data Comparisun terkait perkiraan triliuner dunia di masa mendatang


BACA JUGA: Karyawan Merana, Petinggi Amazon Pamit

Meski begitu, prediksi pencapaian Bezos tersebut tidak luput dari sejumlah kritik. Kekayaannya yang selangit itu dikatakan bagai ironi di tengah krisis akibat pandemi COVID-19.

Hal tersebut tak lepas dari fakta bahwa dalam dua bulan terakhir ada 36 juta warga Amerika yang mendaftarkan bantuan sosial khusus pengangguran karena mengalami PHK selama pandemi.

Perusahaan Bezos, Amazon, pun juga tengah menghadapi sorotan akhir-akhir ini. Sebabnya, perlakuan mereka terhadap pekerja selama pandemi disebut-sebut telah mengakibatkan 600 karyawan terinfeksi COVID-19. Amazon sendiri menolak untuk membagikan jumlah resmi kematian karyawan mereka karena COVID-19.


(sz)


teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar

Berita Menarik Lainnya

Berita Terpopuler