3 Langkah Jadi Lead Marketing Services di Industri Teknologi

Sejak tahun 2013, perusahaan rintisan berbasis teknologi atau yang terkenal dengan sebutan start-up mulai marak bermunculan. Berdirinya perusahaan seperti Gojek, Tokopedia, Traveloka, dan perusahaan start-up lainnya memicu pemuda Indonesia dalam membuat perusahaan rintisan berbasis teknologi di berbagai industri. 

Perkembangan start-up terjadi sangat pesat hingga pada tahun 2022 jumlah start-up di Indonesia berhasil masuk urutan kelima jumlah start-up terbanyak di dunia dengan mencapai angka kurang lebih 2.346 berdasarkan laporan Startup Ranking.

Foto : Startup Ranking

Didukung oleh era digitalisasi, pemuda Indonesia berlomba-lomba untuk menghasilkan inovasi yang bertujuan untuk memudahkan aktivitas masyarakat. Tidak terkecuali dengan Teknologi.id.

Apa itu Teknologi.id?

Teknologi.id atau yang biasa disingkat Tekdi merupakan media online yang berfokus pada teknologi dimana Tekdi menyediakan berita up-to-date dan konten edukatif melalui artikel maupun konten sosial media.

Pada tahun 2022, Tekdi mengembangkan bisnis mereka dengan menawarkan layanan bagi start-up di Indonesia yaitu meningkatkan online presence. Layanan ini bertujuan untuk membantu medium-sized start-up yang menawarkan produk atau layanan dengan target market niche tetapi mempunyai strategi pemasaran yang kurang menarik atensi. Layanan yang diberikan oleh Tekdi antara lain adalah Media Distribution, Media Publication, Social Media Ads, dan Event Activation.

Online Presence, Apa Itu?

Online presence adalah keberadaan suatu bisnis di media digital melalui sistem pencarian online yang bermacam-macam. Situs tersebut dapat berupa website, media sosial, e-commerce, dll. Di era digital ini, online presence adalah salah satu persyaratan penting bagi sebuah perusahaan untuk merepresentasikan perusahaan secara digital.

Online presence memainkan peran penting dalam strategi pemasaran yang dilakukan oleh sebuah perusahaan, terutama pada start-up yang mempunyai spesialisasi di bidang teknologi dan digital. Sebuah start-up dapat menggunakan online presence-nya untuk memaksimalkan strategi bisnis mereka, diantaranya dengan cara meningkatkan hubungan dengan target pelanggan, maupun mengembangkan aktivitas bisnis mereka dengan bantuan online presence.

Online Presence Medium-Sized Start-Up di Indonesia

Fenomena pengguna internet untuk perdagangan yang semakin bertambah mendorong munculnya banyak medium-sized start-up di Indonesia.

Ketatnya persaingan antar start-up ini jelas sangat dipengaruhi oleh tinggi rendahnya online presence mereka di internet. Sayangnya, masih banyak medium-sized start-up yang tidak memaksimalkan keberadaan mereka di dunia internet.

Saat ini, search engine adalah solusi terbaik yang digunakan masyarakat apabila mencari suatu produk atau layanan yang mereka butuhkan. Namun, masih banyak start-up yang tidak memaksimalkan kesempatan ini dengan membuat website atau menggunakan fitur AdSense. Di sisi lain, apabila suatu start-up sudah memiliki laman website atau media sosial, start-up tersebut tidak menyajikan konten yang menarik dan informatif.

Salah satu pain points dari sebuah start-up adalah Marketing and Promotions. Maka dari itu, Teknologi.id hadir untuk membantu start-up Indonesia meningkatkan online presence-nya untuk memperlancar strategi Marketing and Promotions yang akan digunakan oleh sebuah start-up.

Foto : Zippia

Permasalahan yang Dialami oleh Teknologi.id

Dalam mengembangkan bisnisnya, Tekdi mempunyai target untuk dapat mencapai dan membantu 400 medium-sized start-up dalam meningkatkan online presence-nya. Namun, terdapat permasalahan yang ditemukan dalam ekspansi bisnis Tekdi.

Permasalahan tersebut yaitu awareness dari Tekdi sendiri yang dirasa masih kurang untuk mencapai dan membantu start-up Indonesia dalam meningkatkan online presence-nya.

Maka dari itu, dalam rangka membantu berbagai start-up di Indonesia, terdapat beberapa solusi yang dapat direalisasikan oleh Tekdi untuk meningkatkan awareness dari Tekdi.

Solusi pertama, untuk meningkatkan awareness dari Tekdi sendiri, maka kami merekomendasikan Tekdi untuk bekerja sama dengan creative media Indonesia seperti Folkative atau Volix Media. Kerja sama ini berupa publikasi dari creative media dengan memberikan informasi bahwa Tekdi merupakan media informatif yang menyajikan konten dan artikel mengenai teknologi. Meningkatkan peggunaaan tools dari sosial media seperti collaborative post, live instagram, instagram story dengan berbagai fitur, dan lainnya yang dapat memengaruhi audiens dari creative media untuk mengunjungi bahkan menjadi pengikut media sosial Tekdi.

Hal tersebut akan memudahkan Tekdi untuk menjadi top of mind media sosial di bidang teknologi dan akan membantu Tekdi untuk membantu 400 medium-sized start-up dalam meningkatkan online presence mereka karena online presence Tekdi sendiri sudah sangat bagus.

Kedua, Tekdi dapat mengembangkan jasa media publikasinya dengan menambahkan layanan berupa channel Youtube dimana channel tersebut berisi konten edukatif dan informatif seperti bincang dengan founder start-up atau pengenalan lebih dalam tentang produk/ layanan yang ditawarkan.

Mengapa Youtube?

Youtube memiliki lebih dari 2.6 miliar pengguna aktif di seluruh dunia dan 93,8 persen dari 170 juta internet user Indonesia merupakan pengguna YouTube . Fakta ini membuat Youtube menjadi search engine terbesar kedua setelah Google.

Foto : SocialMediaToday

Dengan menambah layanan publikasi media kanal Youtube, Teknologi.id bisa memperkenalkan industri teknologi dan startup lebih mudah untuk dikenali. Lewat kanal Youtube, Teknologi.id bisa memperkaya jenis konten seperti memperkenalkan produk dan layanan startup dan bagaimana menggunakannya, interview dengan para founder startup, dan “Top 5/10” video. Dari Youtube, tujuan utamanya adalah mengedukasi dan menjangkau target audiens yang lebih luas lewat audio visual sehingga mudah dan menghibur untuk dipahami.   

Pengembangan Bisnis Teknologi.id: Menambah Layanan dan Strategi Promosi untuk Membantu Meningkatkan Online Presence pada Start-up

Setelah berhasil meningkat awareness masyarakat kepada Teknologi.id. Tekdi dapat mengembangkan layanannya dengan membentuk suatu layanan baru yaitu Teknologi.id Digital Agency.

Tekdi Digital Agency adalah bisnis B2B yang memberikan layanan seperti Social Media Management, Website Management, Search Engine Optimization, dll.

Selain itu, Tekdi dapat bekerja sama dengan KOL di bidang teknologi atau start-up dengan bentuk product placement maupun endorse. 

Roadmap Pengembangan Produk dan Layanan Teknologi.id

Referensi

Li, H. (2021). An Empirical study to determine the role of social media. Revista Argentina de Clínica Psicológica, 961-970.

Mohammad Aminul Islam, M. A. (2018). E-Entrepreneurship for E-Startups: Potentials, Common Challenges and Way Forward. Information Management and Business Review, 44-50.

Osei-Frimpong, K. (2018). Examining Online Social Brand Engagement: A Social Presence Theory Perspective. Technological Forecasting and Social Change, 10-21.

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar