WeChat Diblokir Trump, Bisnis Apple di Cina Terancam

Nimas Disri . August 10, 2020

Foto: AppleInsider

Teknologi.id - Perintah eksekutif Donald Trump yang melarang aplikasi asal Cina di Amerika tampaknya berimbas luas pada perusahaan teknologi. Kali ini, larangan penggunaan WeChat disinyalir akan berdampak pada kelangsungan bisnis Apple di Cina. 

Apple memiliki basis pelanggan Cina yang royal dan hampir seluruh mitra manufaktur dan perakitan penting berada di sana.

Baca Juga: Resmi, Toshiba Hengkang dari Bisnis Laptop Setelah 35 Tahun

Larangan ini mungkin tak hanya memaksa Apple untuk menghapus aplikasi WeChat dari perangkatnya, tetapi juga mengurangi jumlah pengguna Apple di masa depan. Seperti yang diketahui, WeChat merupakan aplikasi pengiriman pesan yang mayoritas digunakan oleh penduduk Cina.

Apalagi, seperti yang dilansir dari London Daily, WeChat mengakomodasi banyak layanan di Cina, mulai dari pengiriman pesan, pemesanan taksi, hingga transaksi pembayaran. Layanan yang diberikan WeChat ini merupakan kunci utama bagi penduduk di Cina. 

Cina sendiri menyumbang 20 persen penjualan iPhone secara global, dan dengan adanya larangan ini, diperkirakan pengguna iPhone akan turun drastis. Terlebih, sebuah forum online di Cina membeberkan bahwa penduduk Cina lebih memilih untuk menggunakan perangkat lain dibandingkan tidak dapat menggunakan WeChat jika aplikasi ini benar-benar dihapus dari App Store. 

Baca Juga: Kamera Instagram Tidak Dapat Terhubung? Ini Solusinya

Penjualan Apple di Cina tak hanya dari perangkat iPhone saja, tetapi aplikasi yang ditawarkan di App Store. Pengguna di Cina sangat royal menghabiskan uang mereka untuk membeli aplikasi, dan berdasarkan data pada bulan April lalu, mereka menghabiskan US$1,53 miliar untuk pembelian di App Store. 

(nd)

author
0 orang menyukai ini
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar

Berita Menarik Lainnya