Pembelanjaan Konsumen untuk Konten dan Aplikasi Augmented dan Virtual Reality (AR / VR) di Seluruh Dunia dari 2016 Hingga 2021 (Dalam Jutaan Dolar AS)

Perkembangan teknologi di seluruh dunia terjadi begitu pesat. Pada saat ini, Augmented Reality (AR) adalah sebuah pemikiran yang besar dan akan menjadi sebuah kebiasaan penting dalam keseharian kita di masa yang akan datang. Selain itu, teknologi ini menjadi salah satu pilihan yang sangat menarik untuk diimplementasikan dalam industri bisnis. Teknologi Augmented Reality (AR) menjadi pilihan yang tepat bagi pelaku bisnis terutama brand besar untuk menarik perhatian masyarakat di seluruh dunia.

Augmented Reality (AR) Menyajikan sebuah program menarik bagi masyarakat. dapat kita dibayangkan hanya dengan menghadapkan smartphone ke sebuah area yang telah di-track, kita bisa mendapatkan informasi secara atraktif atau bahkan bisa bermain game yang lucu dan juga menarik, tidak hanya itu, hasil main game yang kita lakukan dapat kita bagikan ke Media Social. Penggabungan dunia reality dengan dunia virtual telah semakin menyatu.

Statistik menunjukkan belanja konsumen pada konten Augmented dan Virtual Reality (AR / VR) dan aplikasi di seluruh dunia dari 2016 hingga 2021. Pada tahun 2018, belanja konsumen untuk konten / aplikasi AR diperkirakan mencapai sekitar 3,5 miliar dolar AS.

Augmented Reality (AR) dapat membuat kita mengubah cara pandang kita terhadap dunia atau setidaknya mengubah cara penggunanya melihat dunia. Dapat dibayangkan jika kita sedang berjalan atapun sedang mengemudi kendaraan di jalan, dengan adanya Augmented Reality (AR) di bidang yang kita pandang akan bermunculan elemen-elemen digital grafis, seperti yang ada pada kacamata atau pada kaca depan mobil kita. Selain itu,  ketika kita membaca koran dengan Augmented Reality (AR) koran tersebut tidak hanya menampilkan tulisan dan foto saja, akan tetapi kita bisa melihat video dan mendengar suara yang keluar melalui koran tersebut.

Adapun Virtual Reality (VR) mengacu pada penggabungan dari objek dunia nyata ke dunia maya/digital. Sedangkan Augmented Reality (AR) merupakan kebalikan dari Virtual Reality (VR) yang artinya integrasi elemen-elemen digital yang ditambahkan ke dalam dunia nyata secara realtime dan mengikuti keadaan lingkungan yang ada di dunia nyata.

Augmented Reality (AR) memiliki tujuan yaitu meningkatkan persepsi seseorang dari dunia sekitarnya. Sedangkan Virtual Reality (VR) memiliki tujuan yaitu menggantikan persepsi dunia dengan yang buatan, menjadi sebagian nyata dan sebagiannya lagi virtual.

Teknologi antarmuka baru Augmented Reality (AR) yang dapat menampilkan informasi yang relevan ini sangat membantu dalam pendidikan, pelatihan, perbaikan atau pemeliharaan, manufaktur, militer, permainan dan hiburan. Banyak keuntungan jika kita menggunakan Augmented Reality (AR) dibandingkan menggunakan Virtual Reality (VR) karena pengguna Augmented Reality (AR) dapat melihat dan menyentuh benda-benda digital dan pengguna Augmented Reality (AR) juga dapat berinteraksi dengan elemen-elemen digital. Dengan menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) artinya akan melahirkan jenis baru interaksi antara manusia dengan komputer.

Artikel ini telah tayang di http://statista.com dengan judul “Consumer spending on augmented and virtual reality (AR/VR) content and apps worldwide from 2016 t0 2021 (in million U.S. dollars)”, https://www.statista.com/statistics/828467/world-ar-vr-consumer-spending-content-apps/

Baca juga: Virtual Reality Dapat Membantu Anda Untuk Mengatasi Depresi

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *