Diserbu 100 Kecoa Dapat Hadiah Rp29,7 juta, Mau Coba?

Diserbu 100 Kecoa Dapat Hadiah Rp29,7 juta. Foto: Los Angeles Times

Teknologi.id - Bagi sebagian besar orang di dunia bahkan mungkin kamu sendiri, kecoa dianggap sebagai hewan yang cukup menjijikan dan menakutkan.

Hal tersebut juga dikarenakan banyaknya kuman dan bakteri yang ada dalam tubuh kecoa. Hewan satu ini juga hidup ditempat yang kotor sehingga tidak baik untuk kesehatan. Selain itu, kecoa adalah hewan pembawa belasan patogen jahat, seperti E. coli dan salmonella, serta pemicu asma dan alergi.

Akan tetapi, apakah kamu mau membiarkan ratusan kecoa dibebaskan dan berkeliaran di rumahmu demi uang 2000 dolar AS atau setara dengan 29,7 juta Rupiah untuk membantu sebuah penelitian? 

Baca juga: Telegram Premium Resmi Dirilis, Apa Bedanya dengan Versi Biasa?

Sebuah perusahaan pengendali hama asal California Utara, The Pest Informer melalui sebuah iklan meminta sukarelawan agar rumahnya dapat dimasuki kecoa untuk sebuah penelitian dalam menguji efektivitas dari teknik baru untuk membersihkan serangga hama termasuk kecoa. 

Bagi orang yang bersedia, maka rumahnya akan diberi 100 kecoa dalam waktu 30 hari dan diberi uang sebesar 2000 dolar AS. Tentu saja eksperimen ini bertujuan untuk mengukur efektivitas dan kemanjuran dari teknik yang akan diterapkan. 

Jika pada hari ke 30 kecoa tidak dapat diusir secara tuntas maka perusahaan akan menggunakan obat anti-kecoa seperti biasa hingga semua kecoa berhasil ditumpas tuntas dari rumah.

Berdasarkan pernyataan resminya, perusahaan The Pest Informer menyatakan “Kami memiliki lebih dari 20 tahun di industri yang bekerja sebagai teknisi pengendalian hama dan memiliki perusahaan pengendalian hama sendiri. Jadi kami tahu satu atau dua hal tentang cara menyingkirkan hama”. 

Meskipun hingga saat ini perusahaan hanya membutuhkan lima hingga tujuh rumah untuk menjadi sukarelawan, tidak disangka menurut founder dari perusahaan, David Floyd pendaftar yang berminat untuk mendapat hadiah tersebut telah mencapai 2.500 pelamar dalam kurun waktu kurang dari seminggu. 

Baca juga: Kenapa Sih Desain HP Sekarang Hampir Mirip Semua?

Eksperimen ini bermula karena keresahan masyarakat dengan kecoa asli Amerika Serikat yaitu Periplaneta americana yang merupakan salah satu spesies kecoa terbesar di dunia. Kecoa jenis ini berasal dari Afrika dan Timur Tengah dan berpindah ke Amerika karena terbawa oleh kapal sekitar abad ke-17. 

Sejak saat itu, mereka menjadi hama rumah. Masuk ke dalam tempat tinggi manusia untuk mencari kehangatan dan makanan. Sekarang, banyak sekali kecoa yang telah kebal terhadap pembersih hama. Bahkan sebuah studi pada tahun 2019 menjelaskan bahwa kecoa superbug telah mengalami evolusi genetika sehingga resisten kepada berbagai macam insektisida.

Menarik dan unik sekali ya penelitian kecoa ini. Jika penelitian ini dilakukan di Indonesia, ada yang mau coba ikut?

(kssa)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar