Binance Pamit dari Singapore, Apa yang Terjadi?

Almira Rafifah . December 15, 2021


Foto: Vulcan Post 

Teknologi.id Binance Asia Service Ltd merupakan salah satu afiliasi bursa kripto terbesar dari 170 perusahaan kripto yang telah mengajukan Lisensi Token Pembayaran Digital di Singapura. Platform perdagangan kripto tersebut akan berhenti beroperasi di Singapore pada 13 Februari 2022 mendatang.

Tidak ada alasan pasti mengapa mereka melakukan hal tersebut. Namun pada bulan September, perusahaan tersebut menyinggung bahwa terdapat peraturan lokal yang melarang pengguna di Singapura yang tidak dapat berdagang di platform globalnya.

Meskipun begitu, mereka menjelaskan bahwa akan berfokus pada inovasi blockchain dengan inisiatif yang mencakup program inkubasi, pendidikan dan investasi blockchain dan tetap menjadikan Singapore sebagai pusat inovasi blockchain.

“Tidak semua aktivitas kripto diatur, dan semakin besarnya para pemain kripto yang mungkin ingin mempertimbangkan untuk memiliki entitas teregulasi dan tidak teregulasi yang berbeda untuk mengoptimalkan pendapatan dan model kemitraan mereka di berbagai yurisdiksi,” kata Chia Hock Lai, Co - Chairman Blockchain Association Singapore.

Baca juga : Upgrade Blockchain, MATIC Gelontorkan Dana $400 Juta

Bagi para penggunanya, dapat melanjutkan penggunaan hingga 12 Januari 2022 dan setelah itu hanya dapat menarik aset kripto dan fiat ke platform pihak ketiga hingga tanggal 13 Februari 2022.

“Prioritas utama kami adalah membantu seluruh pengguna di Singapura mentransmisikan kepemilikan mereka ke dompet lain atau layanan pihak ketiga lainnya.” jelas Richard, Chief Executive Officer Binance Singapore.

Perusahaan yang didirikan pada tahun 2017 oleh Zhao dan He Yi ini menuturkan bahwa terkait pemberhentian operasi di Singapore telah dipertimbangkan secara global baik dari sisi strategi, komersial maupun pengembangan.

“Kami selalu mengutamakan pengguna kami, sehingga keputusan untuk menutup Binance.sg tidaklah dianggap mudah,” tutup Richard Teng.

(AR)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar