Mercedes-Benz Gandeng Luminar untuk Teknologi Self-Driving

Fikriah Nurjannah . January 21, 2022

Foto: reuters

Teknologi.id – Produsen mobil mewah, Mercedes-Benz, akan bermitra dengan pembuat sensor self-driving Luminar Technologies Inc untuk dapat memungkinkan mengemudi sepenuhnya secara otomatis, di jalan raya untuk kendaraan generasi berikutnya, kata pendiri Luminar.

Disamping itu, pembuat mobil, mulai dari Tesla, hingga GM dan Volvo, telah mengarahkan pandangan mereka untuk memperkenalkan kendaraan otonom, meski adanya tantangan regulasi dan teknologi.

Selain itu, perusahaan teknologi seperti Waymo dan Cruise dari Alphabet, juga sedang mengembangkan taksi atau truk self-driving untuk penggunaan komersial seperti layanan ride-hailing dan pengiriman.

Otonomi kendaraan "benar-benar menjadi arus utama Mercedes," kata CEO Luminar Austin Russell, tanpa mengungkapkan kapan waktu untuk menempatkan teknologi tersebut pada kendaraan Mercedes.

Dirinya mengatakan bahwa kedua perusahaan besar itu akan mengembangkan kemampuan otonomi yang "sebenarnya", termasuk peningkatan kemampuan keselamatan seperti pengereman otomatis.

Baca Juga: Kripto Baby Dogecoin To The Moon dan Trending, ini Sebabnya

"Jika Anda ingin mendapatkan kemampuan yang benar-benar otonom dalam kendaraan konsumen, dan Anda harus meng-industrialisasi hardware, software, dan semua sistem yang ikut bermain. Omong-omong, itu benar-benar berbeda dari pekerjaan yang dilakukan robot. Dan, perusahaan taksi telah bekerja," kata Russell.

Dirinya menyampaikan bahwa hal itu adalah tantangan untuk memproduksi lidar secara massal dan memastikan mereka cukup kuat untuk memenuhi persyaratan ketat dari pembuat mobil.

"Ini adalah jenis bisnis yang sama sekali berbeda dari bisnis sains dan teknologi ke perusahaan otomotif."

Lidar, yang menggunakan laser light pulses untuk mengukur jarak antara sensor dan objek target, secara luas dipandang penting untuk mencapai tujuan mengemudi secara otonom sepenuhnya. Namun, Tesla telah menghindari penggunaan sensor tersebut, dengan mengatakan bahwa itu mahal dan tidak perlu.

Volvo Cars dan Luminar mengatakan pada awal bulan ini, bahwa mereka akan menempatkan sistem mengemudi hands-free di kendaraan sport listrik yang akan datang.


(fnj)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar